Unicorns of Love Konfirmasi Tidak Akan Menjadi Bagian EU LCS Tahun Depan

Unicorns of Love Konfirmasi Tidak Akan Menjadi Bagian EU LCS Tahun Depan
Unicorn of Love1

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh ESPN Esports beberapa minggu yang lalu, Unicorns of Love termasuk dalam tiga organisasi yang gagal lolos seleksi franchise EU LCS musim depan.

Semenjak laporan tersebut dirilis, Unicorns of Love sama sekali tidak memberikan respons apa pun baik kepada media maupun mengumumkan secara langsung kepada publik. Rumor ini semakin menguat tatkala sang manajer Dieuponey memutuskan untuk hengkang dan sang AD Carry Samux dipinjamkan ke Movistar Riders.

https://twitter.com/UnicornsOfLove/status/1051964020935278592

Setelah bungkam selama beberapa minggu, akhirnya Unicorns of Love mengonfirmasi lewat sebuah video terbarunya bahwa mereka tidak akan berpartisipasi di EU LCS tahun depan.

“Kami tidak lagi menjadi bagian dari EU LCS 2019 dan hal tersebut adalah guncangan yang sangat besar bagi kami,” ucap sang pelatih Sheppy pada pembukaan video.

Sheppy menceritakan awal mula Unicorns of Love terbentuk yang menjadi dasar dari keputusan mengapa Unicorns of Love memutuskan untuk keluar. “Pada dasarnya kami awalnya terdiri dari empat pemain yang ingin bermain dan mencapai hasil terbaik. Kami mencari cara untuk terhubung dengan komunitas lewat cara kami sendiri dan hal tersebut yang memotivasiku untuk menjadi lebih baik lagi.”

“Saat kami masuk ke EU LCS, kami mendapatkan banyak sekali penawaran dari berbagai organisasi besar namun kami menolaknya. Kami ingin tetap unik, kami ingin tetap mengurus pemain kami dan berfokus sepenuhnya pada gaming bukan bisnis, fokus pada hal yang membuat kami berada di sini sejak awal. Dari situ kami berhasil meraih kesuksesan seperti mengikuti beberapa Final, menjuarai IEM, dan kami banyak belajar dari berbagai orang-orang yang kami temui,” lanjut Sheppy.

“Menurutku kami melakukan pekerjaan kurang bagus untuk urusan branding. Apa yang ingin kami lakukan hanya fokus sepenuhnya pada gaming, fokus kepada penggemar kami, fokus pada League of Legends. Hal tersebut mengarah kepada saat ini di mana banyak hal yang gagal kami capai yang perlu dilakukan supaya bisa berpartisipasi di EU LCS.”

Unicorns of Love 2018

“Kupikir kami dan Riot sama-sama sadar bahwa saat ini sudah tidak ada ruang lagi untuk saat ini pada skenario ini. Mereka menginginkan┬ápartner “money-driven” yang memiliki banyak support sehingga mampu membangun League of Legends sebagai olahraga. Kami tidak mempunyai kapabilitas untuk melakukan hal tersebut,” lanjutnya.

Meskipun tidak lagi menjadi bagian dari EU LCS, Unicorns of Love tidak akan kemana-mana. “Kami akan terus fokus untuk melakukan apa yang membuat kami ini unik karena saat ini kami berada di ruang yang jauh lebih nyaman yakni di kompetisi Jerman. Kami memiliki banyak sponsor di situ dan kami optimistis mengembangkan Unicorns of Love,” tegas Sheppy.

Di akhir video, Sheppy juga berpesan bagi tim-tim baru nantinya supaya mau menjadi bagian dari perkembangan League of Legends supaya menjadi gaming dan olahraga terbesar di dunia.

“Jika ada satu hal yang boleh kami minta kepada tim-tim baru, tolong buat League of Legends dan gaming menjadi olahraga terbesar di dunia. Buat supaya sukses, namun jangan lupakan apa itu gaming sebenarnya, yaitu komunitas,” pungkas Sheppy.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply