Vitality Tempati Posisi Ketiga Usai Tumbangkan Misfits

Vitality Tempati Posisi Ketiga Usai Tumbangkan Misfits
Vitality

Meskipun gengsi dan hype pertandingan perebutan posisi tiga tidak sebesar partai Final, namun buka berarti Vitality dan Misfits tidak serius menjalaninya. Sejumlah Championship Point yang menjadi taruhannya jelas akan membuat kedua tim itu bertarung dengan penuh semangat. Tim yang berhasil memenangkan pertandingan ini akan mendapatkan 70 Championship Point yang akan mempengaruhi kualifikasi tim menuju World Championship 2018

Vitality membutuhkan kemenangan ini supaya mereka bisa lolos ke World Championship 2018 via seed kedua (perolehan Championship Point tertinggi). Saat ini, Vitality memiliki 30 Championship Point. Jika berhasil menang, maka point mereka akan berjumlah 100 poin dan bisa menyalip G2 Esports yang saat ini memiliki 90 poin.

Namun disaat bersamaan Vitality juga harus mendukung Fnatic supaya menjadi juara EU LCS Summer 2018. Jika Fnatic berhasil menjadi juara, otomatis Fnatic akan lolos via seed pertama (juara Summer) sehingga Vitality bisa lolos via seed kedua. Sebaliknya jika gagal, maka Vitality harus berjuang lagi di Kualifikasi Regional.

Fnatic

Sedangkan untuk Misfits sendiri, poin yang mereka dapatkan jika berhasil menang memang tidak akan mengubah nasib mereka yang masih tetap bermain di Kualifikasi Regional. Hal tersebut bisa dimaklumi karena Misfits saat ini tidak memiliki Championship Point. Namun kemenangan yang diraih oleh Misfits nanti akan berimbas padd FC Schalke 04 yang otomatis lolos ke World Championship 2018.

Rekor Head-to-Head kedua tim memang terbilang imbang selama Summer Split, namun jika melihat gaya bermain kedua tim, Misfits jauh lebih diunggulkan. Vitality cenderung menggunakan pick meta dan menunjukkan gaya bermain yang bisa ditebak, sedangkan Misfits berani menggunakan pick-pick yang berani. Tak heran kalau ada banyak pihak yang lebih menjagokan Misfits.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply