Vizicsacsi: Aku Ingin Menyusul Hylissang Ke Worlds 2018

Vizicsacsi: Aku Ingin Menyusul Hylissang Ke Worlds 2018
Vizicsacsi

Jika ada yang bertanya mengenai pemain mana yang memiliki hubungan sahabat terlama di kancah kompetitif, nama Vizicsacsi dan Hylissang sudah pasti akan disebutkan.

Kedua pemain ini sudah bermain bersama sejak Unicorns of Love melakoni Split EU LCS pertamanya pada tahun 2015 silam. Dua pemain ini langsung menjadi salah satu ikon Unicorns of Love bersama manajer nyentriknya Romain Bigeard dan berseragam Unicorns of Love selama 3 tahun.

Selama 3 tahun itu, Unicorns of Love selalu gagal lolos ke World Championship yang menjadi mimpi Vizicsacsi dan Hylissang. Langkah mereka selalu terhenti di babak Kualifikasi Regional. Meskipun sempat digadang-gadang akan lolos pada tahun lalu, nyatanya mereka harus mengubur lagi mimpi untuk bermain di World Championship setelah kalah dari H2k.

uol-iemoakland-ggnetworktv-interior-665x450

Setelah mengalami kegagalan selama 3 tahun, Vizicsacsi dan Hylissang memutuskan untuk hengkang dari Unicorns of Love dan mencari tim lain yang bisa membawa mereka lolos ke World Championship. Vizicsacsi bergabung dengan FC Schalke 04 sedangkan Hylissang bergabung bersama Fnatic.

Keputusan kedua pemain ini untuk bermain dengan tim baru terbukti tepat. Hylissang bersama Fnatic sudah memastikan diri akan bermain di World Championship 2018 lewat perolehan Championship Point. Sedangkan Vizicsacsi hanya perlu menjuarai EU LCS Summer 2018 atau berharap Misfits bisa mengalahkan Vitality jika gagal menjuarai EU LCS Summer 2018.

Mengenai misi untuk menjuarai EU LCS Summer 2018, laga final nanti akan menjadi laga emosional bagi Vizicsacsi karena ia akan berhadapan dengan Hylissang. Untuk menjaga fokusnya selama bertanding, kepada The Shotcaller, Vizicsacsi mengungkapkan akan menganggap Support Fnatic bukanlah sosok Hylissang melainkan hanya sebatas Champion Support.

“Jujur saja, bertanding melawan Hylissang tidak terlalu menggangguku. Bagiku sikap yang benar saat berlaga di babak Final adalah fokus bermain dan tidak melihat pemain lawan melainkan Champion lawan. Aku hanya akan melihat Support lawan adalah Champion Support, bukan Hylissang,” ucap Vizicsacsi.

Vizicsacsi

Ia juga ikut bahagia dengan pencapaian Hylissang yang berhasil lolos ke World Championship 2018 dan ingin menyusul ke World Championship 2018 bersama-sama.

“Aku sangat senang dengan keberhasilannya lolos ke Worlds dan Aku akan berusaha supaya bisa ikut menyusul ke Worlds 2018.”

Pertandingan antara Fnatic melawan FC Schalke 04 pada EU LCS Summer Finals 2018 dijadwalkan akan dimulai pada besok Minggu pada jam 22:00. Semoga saja Vizicsacsi bisa menyusul sahabatnya lolos ke World Championship 2018.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply