World Championship 2018 Group Stage Day 5 Recap: Believe

World Championship 2018 Group Stage Day 5 Recap: Believe
Cloud9

World Championship 2018 Group Stage kini memasuki babak kedua yang akan menjadi penentuan nasib masing-masing tim di grupnya masing-masing, apakah tim tersebut berhasil lolos dari babak grup atau justru harus berkemas dan mengakhiri perjalanannya di babak grup.

Babak kedua dimulai dengan pergumulan di Grup B yang disebut-sebut sebagai grup kematian. Royal Never Give Up, Gen.G, Cloud9, dan Vitality akan bertarung habis-habisan pada hari kelima Group Stage untuk mendapatkan tiket bermain di babak Knockout Stage.

Jika kita melihat tim-tim yang tergabung dalam grup B, sudah pasti nama Royal Never Give Up dan Gen.G akan muncul sebagai unggulan utama untuk lolos dari grup B. Secara historis, kedua tim ini selalu berhasil lolos dari grup dan bermain di Knockout Stage selama dua tahun berturut-turut sejak 2016.

Sebaliknya, Cloud9 dan Vitality justru berada di luar unggulan dan sama sekali tidak diharapkan lolos dari grup. Memang Cloud9 berhasil lolos dari grup selama dua tahun terakhir, namun keberhasilan lolos itu tidak lepas dari “bantuan” SK Telecom T1 yang selalu menyelamatkan mereka. Sedangkan Vitality yang terdiri dari 3 Rookie minim pengalaman sudah pasti tidak akan kemana-mana.

Secara mengejutkan, selama babak pertama grup justru terjadi beberapa pergeseran. Vitality secara mengejutkan berhasil menumbangkan Gen.G dan menempatkan Gen.G di dalam situasi sulit. Cloud9 juga berhasil mengalahkan Vitality sehingga setelah babak pertama selesai, ketiga tim tersebut berada di posisi imbang sementara Royal Never Give Up tampil sesuai ekspektasi.

Pergeseran tersebut rupanya tidak mau berhenti di babak pertama saja dan ingin terus berlanjut di babak kedua. Secara tidak terduga, Cloud9 dan Vitality yang berasal dari barat mampu membuktikan diri bahwa region barat masih patut diperhitungkan lewat caranya masing-masing dan mampu mengubah alur Grup B.

Vitality vs Royal Never Give Up – Winner: Vitality


Seakan tidak mau menghentikan tren pick kejutan, Attila langsung mengunci pocket pick-nya Draven untuk menghadapi Kai’Sa milik Uzi. Surprisingly, Attila berhasil memberikan tekanan kepada Uzi, sebuah hal yang jarang terlihat karena Uzi selalu berhasil menekan lawan-lawannya.

Draven yang terkenal akan kemampuan snowball-nya meneruskan tren tersebut hingga Late Game dan mampu memberikan damage yang cukup signifikan kepada barisan depan Royal Never Give Up. Tak hanya Attila saja, Jactroll yang pada Early sempat menjadi bulan-bulanan Roamer Royal Never Give Up menunjukkan kengerian Thresh miliknya.

Vitality tidak memberikan kesempatan bagi Royal Never Give Up untuk berhenti sejenak dan terus memaksakan team fight. Uzi sendiri tidak bisa berbuat banyak di setiap team fight karena tamengnya selalu berhasil dirubuhkan oleh Attila. Vitality sukses mempermalukan Royal Never Give up dalam 31 menit.

Cloud9 vs Gen.G – Winner: Cloud9


Kemenangan gemilang yang diraih oleh Vitality berhasil menginspirasi Cloud9 saat bertanding melawan Gen.G. Mereka mulai meninggalkan Meta dan melakukan hal yang sama, bermain dengan gaya bermain sendiri. Hal tersebut terlihat kala Licorice mengunci pocket pick-nya Hecarim.

Tak hanya mengandalkan pocket pick, Cloud9 juga menunjukkan permainan proaktif khasnya untuk menangani permainan early Gen.G yang lamban dan berpusat pada macro play. Permainan agresif ini menempatkan Gen.G pada situasi sulit, khususnya Crown yang di-bully habis-habisan oleh Svenskeren dan Jensen.

Keberhasilan Early Snowball yang dibangun oleh Cloud9 sama sekali tidak dihentikan dan mereka terus menggulung Gen.G hingga membuat pendukung Gen.G berteriak histeris. Setelah mendapatkan Baron Buff, Cloud9 melancarkan serangan terakhirnya untuk menempatkan Gen.G pada situasi “Do or Die” pada laga berikutnya.

Vitality vs Gen.G – Winner: Vitality


Gen.G berada pada situasi sulit di mana satu kekalahan akan membuat mereka tereliminasi dan harus merelakan gelar juara diraih oleh tim lain. Pada laga penting ini, sang kapten Ambition dimasukkan untuk menggantikan Haru.

Sayangnya, keadaan justru berjalan sama persis saat melawan Cloud9. Sejak early CuVee di-bully habis-habisan oleh Cabochard yang memiliki keunggulan matchup. Roamer Vitality juga tak henti-hentinya memusatkan serangannya di Midlane untuk membungkam Crown sehingga Gen.G sering mengirim 2 pemain untuk membantu Crown.

Vitality terus memberikan tekanan yang cukup hebat kepada Gen.G dengan memaksa team fight yang kurang menguntungkan Gen.G. Crown dan kawan-kawan yang tertinggal jauh tidak bisa berbuat banyak untuk meredam agresi Vitality dan pada akhirnya harus tereliminasi usai Nexus-nya dihancurkan Vitality.

Cloud9 vs Royal Never Give Up – Winner: Cloud9


Seakan tak puas membantai Gen.G, Royal Never Give Up menjadi target Cloud9 berikutnya. Berkaca dari keberhasilan Vitality yang terus memaksa Royal Never Give Up melakukan Skirmish dan team fight yang kurang menguntungkan, Cloud9 melakukan hal yang sama dan berhasil mendapatkan keunggulan early.

Royal Never Give Up yang tampak kewalahan terlihat tertekan dan Uzi tidak bisa berbuat banyak. Cloud9 tidak menghentikan agresinya dan berhasil menguasai jalannya permainan. Setelah menekan selama 29 menit, Cloud9 sukses menumbangkan juara Mid-Season Invitational 2018.

Cloud9 vs Vitality – Winner: Cloud9


Kedua tim yang sama-sama meraih kesuksesan berkat memainkan gaya bermainnya masing-masing kini bertemu untuk menentukan siapakah yang berhak lolos ke perempatfinal. Dari awal pick, kedua tim sama-sama mengeluarkan pick andalannya yang terhitung Off-Meta seperti Singed, Zilean, Ekko, dan Draven.

Gaya bermain kedua tim yang proaktif dan haus darah juga sudah terlihat bahkan sejak menit pertama dan Skirmish demi Skirmish terus terjadi. Kedua tim sama-sama ingin mengalahkan lawannya lewat cara mereka, yakni team fight berdarah-darah di lane maupun sekitar objektif.

Meskipun terus bertarung, Cloud9 perlahan berhasil unggul berkat keberhasilan counter dan koordinasi tim yang lebih baik. Setelah berhasil menangkap Attila, Cloud9 melancarkan serangan besar-besaran ke base Vitality untuk mengamankan satu spot di babak perempatfinal.

Royal Never Give Up vs Cloud9 – Tiebreaker – Winner: Royal Never Give Up


Usai menghabisi Gen.G di laga terakhir, Royal Never Give Up dan Cloud9 berada pada kedudukan yang sama sehingga penentuan seeding harus ditentukan lewat laga Tiebreaker.

Royal Never Give Up yang mulai mengetahui cara bermain Cloud9 memutuskan untuk meladeni pertarungan Cloud9. Skirmish dan team fight sangat sering terjadi dan korban terus berjatuhan dari kedua pihak. Saking kerasnya pertarungan, kedua tim sampai kesulitan untuk saling mengungguli lawannya sampai Late Game. Pertandingan sempat tertunda sejenak karena minuman Svenskeren tumpah ke keyboard-nya.

Kebuntuan berhasil dipecahkan oleh Ming berkat engage-nya yang mengenai Jensen dan Zeyzal pada menit ke-38. Engage tersebut berhasil mengubah jalannya pertandingan dan Royal Never Give Up berhasil mengungguli Cloud9. Dari kemenangan team fight itu, Royal Never Give Up langsung bergerak ke base Cloud9 untuk mengamankan Seed pertama Grup B.

==

Royal Never Give Up dan Cloud9 resmi melangkah ke babak perempatfinal, sementara Vitality dan Gen.G terpaksa harus mengakhiri perjalanannya di World Championship 2018. Kegagalan Gen.G lolos dari grup mengulangi luka Samsung Ozone yang pada tahun 2013 lalu harus tersingkir dari grup meskipun datang sebagai favorit juara.

Pertandingan Grup B pun diakhiri dengan pidato inspiratif dari pelatih Vitality, YamatoCannon. Ia juga berpesan kepada dua perwakilan EU lainnya G2 Esports dan Fnatic supaya percaya diri dengan gaya bermainnya dan jangan membatasi diri dengan meniru gaya bermain tim atau region lain.

Babak kedua akan berlanjut hari ini dimana tim-tim penghuni Grup A yakni Afreeca Freecs, Flash Wolves, G2 Esports, dan Phong Vu Buffalo akan bertarung untuk memperebutkan dua spot di babak perempatfinal. Mengingat kondisi di Grup A saat ini sangat ketat, kemungkinan hal yang sama atau lebih hebat dari Grup B akan terjadi.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply