Tim Wildcard di Worlds 2016, Mereka Patut Diwaspadai

Tim Wildcard di Worlds 2016, Mereka Patut Diwaspadai
intz_1

Apabila kamu melihat beberapa hasil pertandingan di bawah, apakah anda merasakan sesuatu yang aneh?

Day 1, INTZ mengalahkan EDward Gaming di day 1 Group Stage.
Day 3, Albus NoX Luna menang saat berhadapan dengan CLG.
Day 4, Albus NoX Luna bertemu dengan raksasa Eropa G2 Esports, dan mereka MENANG lagi.

Logikanya, tim papan atas sekelas EDG, G2, dan CLG seharusnya bisa lebih mudah mengalahkan tim pemenang Wildcard. Namun yang terjadi justru sebaliknya, mereka malah dikalahkan balik. Hal ini secara jelas menegaskan, bahwa tim Wildcard bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata. Sebaliknya, tim-tim itu harus lebih diwaspadai.

Semenjak Worlds 2016 berlangsung, tidak ada satupun orang berekspetasi untuk menonton permainan yang luar biasa dari para tim Wildcard. Kalaupun ada, pasti itu hanya segelintir. Tim-tim seperti INTZ dan Albus NoX Luna kerap dianggap sebagai bagian pelengkap untuk mengisi bangku kosong di Worlds 2016.

Namun, semua itu salah.

Di saat berhadapan dengan EDG, INTZ sukses menantang semua prediksi yang mengatakan bahwa mereka akan kalah. Mereka berhasil mengalahkan raksasa LPL sekaligus tim yang sekarang menduduki peringkat 2 sebagai tim terbaik dunia tersebut.

Apabila kita tinjau lebih jauh, INTZ jelas bukanlah apa-apa bagi EDG. Mereka berasal dari Brazil, negara yang bisa dibilang masih kecil dalam segi kompetitif, yang turnamen profesionalnya hanya diadakan sesekali saja, tidak segencar negara lain. Mereka juga tidak seperti tim-tim papan atas yang selalu mengadakan bootcamp menjelang Worlds. Mereka hanya bermain melalui komputer di rumah masing-masing.

Mereka bahkan harus bekerja guna mensupport diri sendiri. Berbeda dengan pemain-pemain profesional region lain yang mendapatkan gaji berlipat-lipat. Dan di saat berada di panggung Worlds, mereka bertemu dengan deretan pemain dengan nama besar yang mungkin ada salah satu diantaranya adalah idola mereka.

Tapi, yang mereka hasilkan? Fiuh, mereka berhasil mempermalukan EDG, meskipun hal ini hanya akan terjadi sekali saja di sepanjang hidup mereka.

anx

Ini menandakan, berada di Worlds 2016 setiap tim harus mempunyai mental yang kuat. Mau siapapun lawan mereka, setiap tim harus tetap fokus. League of Legends adalah game strategi yang sangat bergantung pada pengalaman dan kerjasama tim. Dan INTZ tahu jelas akan hal ini, mereka bisa memanfaatkan apa yang selama ini mereka pelajari dengan baik.

INTZ setelah pertandingan pertama memang masih belum kembali menoreh kemenangan. Namun, bukan berarti mereka engga bakal menang lagi. Sejujurnya, saya pribadi sangat tertarik untuk terus menonton kiprah mereka dalam Worlds 2016, dan saya akan sangat bersemangat untuk terus mengikutinya. Begitu juga halnya dengan Albus NoX Luna yang bahkan sekarang sudah menjadi salah satu tim favorit saya tahun ini.

Tanggal 7 Oktober mendatang, Albus NoX Luna akan bertemu dengan CLG. Sementara itu, di 8 Oktober INTZ bakal kembali berhadapan dengan EDG. Pada hari yang sama mereka juga harus melawan ahq e-Sports dan H2k Gaming. Lawan yang cukup berat, namun saya tetap berharap INTZ dapat memenangkannya.

Gimana guys menurut kalian? Apa ada yang ingin kalian katakan mengenai tim-tim wildcard seperti INTZ dan Albus NoX Luna?

 

 

 

 

 

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply