5 Perubahan Besar League of Legends yang Terjadi di Tahun 2018

5 Perubahan Besar League of Legends yang Terjadi di Tahun 2018
preseason-keyart-banner

Tahun 2018 memang belum selesai, tapi Hasagi punya beberapa perubahan yang menurut kami merupakan perubahan besar yang sudah terjadi di tahun 2018 ini. Sejauh ini saja, Patch baru sampai di Patch 8.17 saja, dari yang biasanya berkisar sekitar 8.24 setiap tahunnya.

Akan tetapi, seperti yang diungkapkan oleh Riot sebelumnya, meskipun pihak pengembang game satu ini memang selalu melakukan perubahan rutin setiap dua minggu sekali, mereka tidak akan melakukan perubahan besar yang sudah terjadi selama berjalannya tahun ini. Oleh karena itu, kami rangkum di bawah ini 5 perubahan besar yang terjadi di tahun ini. Mari kita simak.

5. Champion Baru


Kai'Sa

Setiap tahunnya, Riot Games selalu menghadirkan Champion baru di League of Legends. Tahun ini, sudah kedatangan dua Champion baru, yaitu Kai’Sa serta Pyke. Dengan mengusung karakter baru untuk bisa memberikan variasi, Kai’Sa dibuat sebagai ADC bertipe Assassin, serta Pyke yang dirancang sedemikian rupa menjadi sosok Support yang mematikan untuk musuh.

Karena baru dua, patut kita tunggu kira-kira tahun ini siapa lagi ya Champion baru yang akan dirilis lagi oleh Riot Games. Apa cuma dua saja?

4. Champion Rework


Akali_InfernalSkinHeader

Kita semua tentunya sudah tidak sabar dengan Rework Nunu yang diperkirakan akan hadir di Patch 8.17 nanti. Tapi sebelum itu, kita semua sudah melihat perubahan pada Champion lama seperti Aatrox, Akali, dan juga Swain. Sama dengan perilisan Champion baru, Riot mencoba juga mendatangkan variasi baru dari sosok Champion lama seperti 3 Champion di atas. Dengan Nunu, sepertinya tahun ini akan ada setidaknya 4 Rework Champion yang terjadi.

3. Rune Baru



Rasanya baru kemarin ketika Riot Games mulai menerapkan sistem Rune Reforged, yang menyatukan antara Rune serta Mastery. Di Patch 8.6 lalu, sudah ada perubahan lagi yang Riot lakukan yaitu dengan merilis 2 Rune baru, yaitu Conqueror serta Chrysalis yang menggantikan Iron Skin serta Mirror Shell.

Dengan hadirnya beberapa perubahan pada sistem permainan, datangnya Rune baru ini tentunya memberikan lebih banyak pilihan untuk masalah playstyle bergantung dari bagaimana Champion serta gaya bermain yang ingin kita peragakan di Summoner’s Rift.

2. Perubahan Jungle



Patch 8.10 sepertinya juga masih terasa hangat. Ingat sekali sepertinya ketika Riot merasa bahwa Jungler terlalu banyak memiliki dampak terhadap permainan sebuah tim di awal pertandingan. Gank-gank di awal sering kali menjadi penentu kemenangan.

Hasilnya, Riot langsung melakukan perubahan besar-besaran pada Experience yang didapatkan dari Jungle untuk meminimalisir bagaimana timpangnya peran seorang Jungler dibandingkan dengan Role-role lain yang tentunya tidak kalah penting.

1. Perubahan Meta ADC



Yang terakhir ini mungkin adalah yang paling membuat para pemain League of Legends kepayahan untuk bisa beradaptasi dengan perubahan yang dilakukan oleh Riot Games. Bagaimana tidak, bukan hanya kita para pemain biasa, para pemain pro di luar sana juga banyak sekali dirugikan dengan perubahan yang terjadi pada ADC. Bahkan dikarenakan perubahan ini, banyak yang mengalami penurunan performa karena belum bisa beradaptasi dengan baik.

Faktor pindahnya beberapa Champion Fighter serta Mage menggantikan peran Marksman tentu saja banyak membuat orang kaget. Dulu yang biasanya menjadi bahan tertawaan ketika memainkan Vladimir di Bot, sekarang para pemain pro malah sering melakukan hal tersebut.


Berikut tadi merupakan beberapa perubahan besar yang terjadi di tahun 2018 ini. Memang benar, tahun ini belum habis. Riot tentunya masih punya rencana panjang yang mereka siapkan untuk kita para pemain League of Legends setia. Jadi tidak sabar hal-hal baru apa yang akan datang nanti.

Raka Marko

Leave a Reply