Alasan Mengapa Champion Bruiser Merajalela Botlane di Meta Sekarang

Alasan Mengapa Champion Bruiser Merajalela Botlane di Meta Sekarang
Talon

League of Legends patch 8.11 dapat dikatakan sebagai mimpi buruk bagi para champions Marksmen. Ashe, Jinx, Jhin, dan kawan-kawan dibuat tidak berguna oleh RIOT karena nerf yang diberikan.

Oleh karena itu, para pemain League of Legends di seluruh dunia mencoba mencari alternatif lain untuk mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan para marksmen. Saat ini, champions bertipe Bruiser dianggap merupakan sosok yang tepat untuk menggantikannya.

Alasan pertama adalah pada patch 8.11 ini Marksmen membutuhkan waktu sekitar 30-40 menit untuk memunculkan potensi terbaiknya di dalam permainan. Sedangkan pertandingan League of Legends biasanya tidak sampai berakhir selama itu yaitu hanya sekitar 20-30 menit saja.

Alasan lainnya adalah nerf dari item-item Marksmen, yang membuatnya terlalu lemah. Hal tersebut membuat posisi botlane membutuhkan champion yang tidak terlalu bergantung pada item. Selain itu champion Bruiser datang dan mendominasi posisi botlane karena dapat menggunakan variasi beberapa item yang berbeda. Mereka bisa melakukan build damage, tank, atau sustain sekaligus.

Champion Bruiser dapat menggunakan item damage beserta tank seperti Titanic Hydra, yang memungkinkan mereka bermain agresif maupun defensif sesuka hati. Selain Bruiser pada Assassins yang bertipe serupa juga digunakan di botlane maupun midlane menggantikan posisi Mage.

Apabila RIOT tidak segera mengubah nerf yang mereka berikan kepada Marksmen, ataupun tidak melakukan tindakan atas overpowernya para Bruiser saat ini, maka para champions Bruiser akan merajalela di League of Legends. Dan kita nantinya dapat menemukan komposisi tim dengan lima Champions Bruiser sekaligus yang bermain agresif di awal permainan.

Gimana pendapatmu guys?

Best Leader is A Great Support. Cheer Up Baby!

Facebook Twitter  

Leave a Reply