Analisa Items: Kekuatan Rahasia Death’s Dance

Analisa Items: Kekuatan Rahasia Death's Dance
Graves_Splash_0_0

Sudah setahun lebih dimana item Death’s Dance diperkenalkan dalam League of Legends. Tapi masih sedikit pemain yang membeli Death’s Dance untuk champion bertipe AD mereka. Karena dirasa Death’s Dance kurang begitu bagus dan efektif dibandingkan dengan item AD lainnya.

Sebenarnya apa saja yang kita dapat dari Death’s Dance? Colldown Reduction? Tambahan Damage? Efek Heal? Itu semua ada pada item Death’s Dance.

Sebagai contohnya adalah pada season 6 kemarin banyak pemain tier tinggi yang menggunakan Graves dengan items Death’s Dance, Phantom Dancer, dan Warlord’s Bloodlust. Combinasi dari tiga items tersebut membuat Graves sebagai AD yang kuat di Toplane maupun Jungler.

Death's Dance Champions
10 Champions dengan item Death’s Dance Terbaik

Lalu mari kita lihat lebih jauh lagi item Death’s Dance:

DD items

Walaupun efek Damage Reduction yang diterima tidak benar-benar nyata. Tetapi kita akan mendapat heal/pengurangan damage apabila kita memberikan damage kepada champions lawan. Jadi item ini sangat bermanfaat sekali kalau kita trading damage atau by 1 dengan champions musuh.

Ditambah lagi stat yang diterima juga sangat menjanjikan yaitu +75 Attack Damage dan +10% Cooldown Reduction.

Sebagai contohnya, Grves yang sudah mencapai level 18 dengan item QuickDraw yang sudah mendapatkan full stack dan phantom Dancer akan memiliki pengurangan kerusakan sekitar 60-65%. Jika ia berhasil melakuan healing dari damage yang dia hasilkan. Damage Reductionnya akan meningkat menjadi 80% (dengan efek bleeding).

Contoh yang lain adalah apabila Graves mempunyai 150 armor (60% damage reduction), 150 magic resist (60% damage reduction) dan ingin meningkatkan Damage Reductionya 15%. Dia harus membutuhkan 150 armor dan 150 magic resist tambahan lagi.

Apakah hanya Graves yang berpotensial untuk menggunakan item Death’s Dance? Ada beberapa champions lain yang efisien bila menggunakan Death’s Dance, antara lain:


Fiora: Sejak rework yang diberikan kepada fiora pada akhir season 5 kemarin membuatnya semakin efisien dengan item lifesteal (Hydra atau Bloodthirster).

Duel satu lawan satu di Toplane adalah hal yang dilakukanya ditoplane. Sehingga dengan item Death’s Dance kemampuan solo fight akan semakin bagus dengan tambahan damage, CDR, dan lifesteal dari Death’s Dance.

Illaoi: AD damage dari tentakel dan efek healingnya sangat serasi dengan items Death’s Dance. Death’s Dance dapat digunakan sebagai item pertama ataupun kedua dari Illaoi. Items offensive yang juga memberikan efek Cooldown Reduction pada pemakainya membuat sangat bagus untuk melakukan snowballing di early game.

Renekton: Renekton adalah champions bertipe tank dengan kemamuan AD damage yang cukup baik. Dengan item Death’s Dance menjadikan Renekton sebagai Champions Full AD dan Attack Bruiser ataupun Tanker team.

 

Kled: Satu-satunya kekurangan Kled adalah bahwa dia hanya mempunyai ketahanan (tank dan survival ability) pada skillnya saja. Apabila salah mengunakanya maka Kled akan menjadi champion yang mudah untuk dibunuh.

 

Kha’zix: Death’s Dance dapat bertindak sebagai tameng apabila beradapan secara langsung dengan AD damager lawan. Kalau Kha’zix terlalu takut untuk deling damage dengan ADC dan terbunuh duluan, Kha’zix bisa menggunakan item ini untuk menahan damage ADC sekaligus membuatnya mendapatkan heal yang cukup untuk mengakhiri ADC lawan.


Pada akhirnya, saya berfikir bahwa Death’s Dance adalah item yang sangat tepat bagi champion bertipe 1 lawan 1 yang mempunyai serangan AD. Dengan efek yang ditimbulkan dapat membuat lawan salah melakukan perhitungan dan akan berakibat fatal dalam pertempuran.

Damage mesterius yang diberikan oleh Death’s Dance dapat dikatakan sebagai suatu damage yang belum diselidiki sampai dengan season 7 ini.

Best Leader is A Great Support. Cheer Up Baby!

Facebook Twitter  

Leave a Reply


comments