Fiddlestick, si Orang-orangan Sawah yang Tersesat di Hutannya Sendiri

Fiddlestick, si Orang-orangan Sawah yang Tersesat di Hutannya Sendiri

Mungkin beberapa yang pernah melihat Fiddlestick di sebuah game adalah para pemain-pemain lama yang sudah berada di League sejak Season 4 atau bahkan Season 3, Fiddlestick sendiri adalah salah satu jungler andalan saya pada Season 4. Tapi memasuki akhir season 5, kita sudah mulai jarang bertemu dengan orang-orangan sawah ini.

Season 6 sampai artikel ini dibuat, Fiddlestick sudah tidak pernah terlihat lagi di mode PvP bahkan bot. Pertanyaannya adalah mengapa tidak ada lagi yang memainkan Fiddlestick? Kita akan lihat apa saja penyebabnya dan langkah yang mungkin akan diambil oleh Riot untuk membuat Fiddlestick kembali berperan di League.

  1. Jungle semakin keras dan Clearing Fiddlestick terlalu lambat
junglecamp

Ini adalah faktor utama Fiddlestick mulai tidak terlihat, Gromp bisa melakukan serangan critical, Blue Sentinel memiliki serangan yang lebih kuat, Raptors ada 6 ekor, Krugs bisa berlipat ganda, dan beberapa lainnya. Mungkin sekarang, jika Fiddlestick berlomba dengan jungler yang sedang meta, bisa saja saat Fiddlestick melakukan Camp ke-4 jungler lawan sudah menyelesaikan jungle route-nya dan siap melakukan Gank.

2. Fiddlestick merupakan salah satu champion dengan HP terkecil

HP merupakan hal yang penting yang harus dimiliki seorang jungler karena dengan HP yang kecil seorang jungler tidak bisa menyelesaikan Jungling-nya. Bahkan di keadaannya yang sekarang, Health Potion tidak bisa membantu Fiddlestick menambal kekurangannya yang satu ini.

3. Hilangnya Strength Of The Ages (SotA)

sota

Ini adalah satu-satunya Mastery yang bisa digunakan Fiddlestick untuk bisa bertahan di Jungle karena Bonus HP permanen yang diberikan oleh SotA setiap membunuh Monster di jungle bisa menambal kekurangan HP yang dihadapi oleh Fiddlestick. Tetapi penghapusan Mastery ini pada Preseason 7 beberapa waktu lalu membuat keadaan Fiddlestick makin terpuruk.

4. Rentan terhadap Vision

newwards

Salah satu skill paling ikonik milik Fiddlestick adalah Ultimate-nya Crowstorm yang memungkinkan Fiddlestick untuk melibas habis satu tim dengan 1 skill saja, tetapi skill ini memerlukan Channeling sebesar 1.5 detik, jika waktu channeling itu diketahui oleh musuh entah dengan ward atau Jungler yang bisa menghilang seperti Kha’Zix , bisa saja Ultimate gagal dilancarkan atau bahkan terkena hard CC oleh jungler musuh lalu mati.

Statistik yang dimiliki Fiddlestick, dilansir dari champion.gg

fiddlestick stat

Dari statistik diatas, bisa kita lihat bahwa Fiddlestick memiliki Winrate yang terbilang rendah, dibawah 50% dengan Playrate sebesar 1% saja, padahal rata-rata Champion di League memiliki 4% Playrate, Ban Rate juga termasuk sangat rendah dengan persentase sebesar 0.25%. Itu artinya orang-orang sudah sadar kalau Fiddlestick tidak bisa diandalkan lagi seperti saat Season 4 di mana Fiddlestick bahkan merajai role jungle.

Apa yang bisa Riot lakukan untuk mengembalikan champion ini?

Jawabannya hanya 1 yaitu Rework. Buff sebesar apapun sudah tidak berpengaruh lagi pada Fiddlestick karena yang bermasalah disini adalah Jungle semakin kuat sedangkan Fiddlestick tidak masuk menjadi pertimbangan Riot saat melakukan perombakan pada Jungle.

Bagaimana menurut kalian summoners? Apakah kalian setuju kalau Fiddlestick masuk ke dalam daftar Rework?

Suluh Widyotomo

how to enjoy League: Step 1: type /mute all in chat Step 2: thank me later

Facebook Twitter 

Leave a Reply