Mengapa Riot Memilih Nama Iron untuk Rank Terbarunya?

Mengapa Riot Memilih Nama Iron untuk Rank Terbarunya?
IronTierBadge

Preseason 2019 hanya tinggal menunggu satu bulan lagi, dan saat ini World Championship 2018 tengah berlangsung di Korea Selatan. Pada musim terbaru, Riot Games memutuskan untuk mengubah beberapa hal di Ranked Game. Salah satunya adalah penambahan 2 tier baru di dalam game.

Riot Games secara resmi menghadirkan tier Iron (divisi I, II, III, dan IV) serta Grandmaster. Tier Iron nantinya akan menjadi tier terendah, di bawah Bronze, sedangkan Tier Grandmaster akan berada di antara Tier Master dan Challenger.

Badge

Setelah menyebutkan penambahan tier, sejatinya komunitas mulai berspekulasi bahwa tier di bawah Bronze akan menjadi Wood (kayu). Tetapi, Riot ternyata memilih Tier Iron sebagai tier terendah. Baru-baru ini mereka menjelaskan mengapa mengambil nama Iron tersebut di Ask Riot.

no woods

Dalam sesi tanya-jawab tersebut, Riot menjelaskan bahwa telah mencari nama yang paling tepat untuk tier di bawah Bronze. Mereka tentu menyadari bahwa Wood IV akan sangat ikonik, namun hal ini akan menyebabkan pemain-pemain baru merasa terasingkan.

Tak hanya itu saja, Wood (atau disebut kayu) tidak sesuai dengan tier-tier di atas yang menggunakan tema logam (Bronze, Silver, Gold). Sehingga penggunaan Wood tak bisa direalisasikan dan harus menggunakan nama logam lain, seperti Copper ataupun Iron.

NewTierLogoDesign

Meskipun sudah diperkecil, penggunaan nama tersebut harus netral dan bisa digunakan di setiap region. Ketika mencoba Copper, di region Jepang akan terdengar seperti “Kappa”, sesosok monster mengerikan yang hidup di rawa-rawa/sungai. Sedangkan di Korea, Copper akan terdengar seperti “this stink” (atau bau yang kurang sedap).

Jadi alasan pemilihan Iron dikarenakan kata tersebut terdengar lebih netral dan tidak membuat pemain-pemain baru merasa terasingkan.

Suluh Widyotomo

how to enjoy League: Step 1: type /mute all in chat Step 2: thank me later

Facebook Twitter 

Leave a Reply