Mengapa Riot Menciptakan Dua Champion ADC Baru yang Jarak Serangannya Pendek?

Mengapa Riot Menciptakan Dua Champion ADC Baru yang Jarak Serangannya Pendek?
Kaisa_Xayah

Xayah dan Kai’Sa adalah dua champion ADC baru yang Riot datangkan ke League of Legends. Dan tidak terasa Xayah sendiri sekarang ini sudah hampir berumur 1 tahun, dihitung semenjak dirinya dirilis bersamaan dengan Rakan pada 19 April 2017 kemarin. Sedangkan untuk Kai’Sa dia baru datang sekitar satu bulan yang lalu lebih tepatnya pada tanggal 7 Maret 2018.

Dan pernahkah kamu tersadar bahwa ternyata dua champion ADC ini, keduanya memiliki ranged attack yang terbilang cukup pendek, sama seperti Kalista, Quinn dan Jinx?

Yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah, mengapa dari sekian banyaknya champion ADC yang ada di League of Legends; Riot hanya memasukkan sedikit saja champion ADC yang memiliki ranged attack yang panjang? Dan kenapa juga kedua champion baru ini memiliki ranged attack yang pendek lagi?

Mengapa juga Riot membuat ranged attack para Marksmen ini berbeda, bukankah lebih adil jika ranged attack mereka semua sama?

 

MARKSMAN BASE ATTACK RANGES, PATCH 8.6

1  Caitlyn 650 range
1  Ashe 600 range
1  Varus 575 range
7  Corki,  Draven,  Ezreal,  Jhin,  Miss Fortune, Twitch,  Vayne 550 range
6  Jinx,  Kai’Sa,  Kalista,  Quinn,  Tristana,  Xayah 525 range
4  Kindred,  Kog’Maw,  Lucian,  Sivir 500 range
1  Graves 425 range

 

Melalui Ask Riot di Nexus League of Legends – Riot JAG selaku Technical Game Designer dan Champions Team telah memberikan alasan mengapa setiap Marksmen memiliki ranged attack yang berbeda dan mengapa juga dua champion ADC terbaru (Xayah dan Kai’Sa) masuk ke dalam kategori ranged attack yang pendek.

Jadi sebenarnya menurut Riot JAG sendiri; ranged attack yang jauh tidak menggambarkan bahwa champion itu kuat dan mampu berada di atas ranged attack yang pendek, karena Riot selalu menyeimbangkan setiap champion agar bisa sebanding dengan champion yang lainnya.

Semakin jauh ranged attack yang dimiliki champion tersebut, maka akan semakin sedikit pula kekuatan yang mereka dapat pada kit kemampuannya. Dan jawaban yang lebih tepatnya adalah, Riot ingin membuat setiap champion ADC memiliki gameplay atau pengalaman bermain yang berbeda antara satu sama lain.

Untuk Kai’Sa dan Xayah, kedua champion ini memiliki kekuatan yang hebat pada kit-nya, jadi sangat penting bahwa kami tidak membuat mereka tidak terlalu kuat lagi dengan memberikan ranged attack yang sama dengan rekan-rekan mereka seperti Caitlyn, Ashe, Varus, Jhin dan yang lainnya.

league-of-legends-kalista-1063216


Lalu bagaiamana dengan Kalista, bukankah jarak serangan ia juga terbilang pendek tapi kit kemampuan yang ia miliki tidak terlalu kuat? Ya, itu memang benar tapi di sisi lain – sebenarnya Kalista sendiri merupakan champion yang tidak memiliki kelemahan yang berarti, ranged attack-nya pendek dan kita kemampuannya juga tidak terlalu kuat – namun dia memiliki attack speed yang benar-benar sangat besar dan mobilitas yang sangat bagus.

Dan jika Kalista digunakan di tangan yang tepat, dia benar-benar akan sangat terlihat kuat dan bahkan overpowered. Jadi intinya, setiap champion yang memiliki kelemahan pasti akan mempunyai keunggulan di sisi lain begitu pun sebaliknya.

Di luar dari itu semua, Riot JAG juga menyampaikan bahwa mereka akan membuat Marksmen baru dengan jarak serangan yang jauh di ke depannya nanti, ketika mereka menemukan kit atau fantasi menarik yang akan cocok untuk para artillery-style gunslingers.

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply