Riot Hadirkan Kisah Baru Untuk Syndra

Riot Hadirkan Kisah Baru Untuk Syndra

Beberapa hari belakangan ini, kita telah disuguhkan dengan banyak Lore dan cerita-cerita baru dari beberapa Champion di League of Legends. Mulai dari komik, video cinematic dan biografi untuk Ryze dengan Brand, sampai yang terakhir ada cerita dan Lore update untuk Akali dan beberapa Champion Ionia.

Tidak berakhir sampai di situ saja, beberapa hari yang lalu Riot juga telah merilis cerita baru untuk Syndra ke dalam situs Universe mereka. Cerita berjudul The Dreaming Pool yang ditulis oleh Anthony Reynolds ini pasti akan membuat kamu benar-benar terkejut dan tidak menduga-duga tentang Syndra dan juga Ionia.

Dalam cerita tersebut tertulis bahwa Syndra ternyata selama ini telah ditahan di penjara Ionia, lebih tepatnya dalam sebuah kolam air yang menahannya dalam tidur nyenyak. Ia dikurung dalam kolam tersebut oleh penduduk Ionia  setelah menyebabkan kehancuran yang amat besar akibat kekuatan sihir luar biasa dahsyat yang dikuasainya.

Untitled

Meskipun mendapatkan wawasan tentang asal usul Syndra, namun yang membuat cerita ini menjadi semakin menarik adalah dengan munculnya salah satu karakter manusia kucing dari ras Vastaya bernama Kalan. Makhluk Vastaya ini adalah salah satu warga Ionia yang telah berkhianat, mungkin (baca secara langsung jika ingin mengetahui jawabannya). Ia dibenci dan dicecar oleh penduduk Ionia dan ras Vastaya lainnya karena memutuskan untuk bergabung dengan pasukan invasi Noxus yang dipimpin Swain.

Pada akhirnya, Kalan ditempatkan sebagai penjaga banteng The Dreaming Pool. Benteng ini dibangun beberapa tahun yang lalu oleh Ionia untuk melindungi kolam dan mencegah Syndra dari kebangkitan. Singkat cerita, sekelompok orang-orang misterius (kita sebut saja sebagai ninja-nya Ionia) menyerang benteng yang telah dikuasai oleh Noxus tersebut dengan maksud membunuh Syndra karena dianggap dapat membawa ancaman berbahaya.

Salah satu ninja bernama Sirik dulunya adalah seorang penjaga di benteng ini saat masih di bawah kendali Ionia. Ia ingin membunuh Syndra untuk mengakhiri ancamannya saat itu.

Namun, alih-alih hendak membunuh Syndra, ternyata salah satu dari sekelompotan ninja tersebut yang bernama Orik malah memiliki rencana lain, yaitu membangunkan Syndra dan meyakinkannya untuk bergabung dengan mereka dalam perang melawan Noxus. Perkelahian pecah tepat saat Kalan menyusul kelompok tersebut. 

syndra___the_dark_sovereign_by_magicnaanavi-d6t94sm
Art by magicnaanavi

Ternyata, Kalan yang dicap sebagai pengkhianat oleh masyarakat Ionia dan suku Vastaya sebenarnya adalah pahlawan sejati bagi Ionia. Rencana Kalan memutuskan untuk bergabung bersama Noxus sendiri sebenarnya agar ia tetap bisa menjaga dreaming pool dengan baik. Ia tidak ingin Noxus memanfaatkan Syndra sebagai senjata pengahancur dari pasukan mereka.

Namun sayang, perjuangan Kalan ternyata sia-sia. Pertempuran yang kacau tersebut membuat Syndra membuka kedua matanya ketika Sirik hendak mencoba menusuk wajahnya. 

Syndra kemudian bangkit, membentuk mahkota hitam yang terbuat dari energi murni di sekitar kepalanya, dan tanpa ragu akhirnya ia membunuh Orik, orang yang hendak memanfaatkannya untuk memenangkan perang. Ternyata, The Dark Sovereign membenci orang-orang Ionia sama seperti Noxus. Ia beranggapan bahwa penduduk Ionia telah menghianatinya. Sebagai balas dendam, ia mengurung Kalan ke dreaming pool yang telah menahannya dalam waktu sangat lama.

Jadi, pada akhir cerita, Syndra akhirnya pergi setelah menghancurkan sebagian besar benteng. Lalu, bagaimana kabar Kalan, sang pahlawan sejati? Bukan Champion di League of Legends, mungkin ini akan menjadi pertama dan terakhir kalinya kita akan mendengar namanya lagi.


Untuk kamu yang ingin membaca cerita tersebut secara langsung, kamu bisa membacanya di sini.

 

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply