RIOT Tidak Tertarik Mengembangkan Fitur Voice Chat

RIOT Tidak Tertarik Mengembangkan Fitur Voice Chat
Credit Art to Roboto-kun/Devianart
Credit Art to Roboto-kun/Devianart

Fitur yang belum ada di dalam League of Legends tetapi sudah ada di beberapa game berbasis tim lainnya adalah fitur Voice Chat. Namun sepertinya LOL tidak akan ada fitur yang dinantikan banyak pemain tersebut.

Hal tersebut diutarakan sendiri oleh RIOT. Greg “Ghostcrawler” Street selaku salah satu direktur designer di RIOT mengatakan alasan mengapa mereka tidak mau memprioritaskan pengembangan voice chat ingame adalah karena mereka berpendapat ping chat dan text chat masih sangat berguna. Selain itu sudah banyak pemain yang menggunakan software third-party voice chat seperti Skype ataupun Discord.

Alasan lain mengapa RIOT tidak mengembangkan voice chat ingame adalah fitur tersebut harus benar-benar bagus dan sempurna sehingga mengalahkan software third-party yag sudah sering digunakan pemain League of Legends. Di Indonesia-pun belum ada fitur voice chat, yang ada adalah voice chat dari fitur TalkTalk yang terdapat di aplikasi Garena+. Kelemahan dari fitur tersebut adalah setiap pemain harus mengundang temannya terlebih dahulu untuk bergabung.

Padahal fitur voice chat ingame sangat membantu para pemain untuk berkomunikasi dan menentukan strategi dalam permainan. Sebagai permainan kelompok yag membeutuhkan kerjasama tim yang bagus seharusnya RIOT mempertimbangkan untuk membuat fitur ini seperti game online lainnya.

Bagaimana menurut kalian? Apakah RIOT memang harus mengembangkan fitur voice chat ingame ataukah Garena Talk saja sudah cukup buat kalian?

Best Leader is A Great Support. Cheer Up Baby!

Facebook Twitter  

Leave a Reply