Riot Uji Sistem Keamanan Baru untuk Memerangi Pengguna Cheat

Riot Uji Sistem Keamanan Baru untuk Memerangi Pengguna Cheat
Riot-Blitzcrank-Splash-Art-4k-HD-Wallpaper-Official-Artwork-League-of-Legends-lol

Meski penggunaan cheat sangat jarang terjadi di game League of Legends, bukan berarti hal tersebut tidak ada. Untuk mengantisipasi kehadiran cheater, Riot menguji coba sistem anti-cheat baru pada server PBE. Kabar mengenai perubahan sistem keamanan game client sudah diumumkan langsung melalui postingan Riot Perma di Boards.

Melalui tulisannya, Riot Perma menjelaskan bahwa perubahan pada sistem keamanan dilakukan demi mempersulit para cheater untuk melakukan kecurangan menggunakan aplikasi pihak ketiga. Perusahaan yang berdiri sejak September 12 tahun lalu tersebut berharap langkah yang mereka lakukan ini bisa memberantas para pemain yang berlaku curang.

Untitled

Namanya juga uji coba, tentu saja masih ada kekurangan dalam sistem keamanan baru tersebut. Dalam tulisan di atas, Riot juga meminta para pemain untuk melapor apabila mereka mengalami crash akibat sistem kemanan baru yang sedang mereka uji coba. Perubahan tersebut mungkin bakal membuat pemain kesulitan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi pihak ketiga, seperti Discord dan software untuk streaming.

Berikut ini adalah daftar software yang mungkin menimbulkan masalah dengan sistem keamanan yang baru.:

  • Security software (produk anti-virus dan anti-malware)
  • Software overlay dalam-permainan (Steam, Discord, TeamSpeak, Overwolf, ASUS Sonic Radar, dll)
  • Software streaming (XSplit, OBS, Raptr, dll)
  • Software perekam video (Fraps, ShadowPlay, dll)

Saat melaporkan masalah atau crash yang terjadi, Riot meminta pemain untuk menginformasikan detail program atau software yang tidak kompatibel atau harus mereka nonaktifkan agar tidak mengganggu berjalannya game. Layaknya sebuah uji coba, input yang diberikan para pemain tentu sangat membantu pihak developer untuk menyempurnakan sistem yang mereka buat.

Berdasarkan input yang mereka dapatkan nanti, Riot bersedia bekerja sama dengan para  pembuat software yang tidak kompatibel dengan sistem keamanan mereka demi menyelesaikan masalah yang timbul. Untuk saat ini, sistem keamanan tersebut baru berada di server PBE. Setelah Riot memastikan semua berjalan stabil tanpa masalah dengan beberapa aplikasi pihak ketiga yang tidak merugikan, sepertinya baru sistem keamanan baru tersebut bakal diluncurkan ke dalam Live Server.

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply


comments