Ternyata Kai’Sa Tidak Sepenuhnya Dipengaruhi oleh Void

Ternyata Kai'Sa Tidak Sepenuhnya Dipengaruhi oleh Void
Kai'Sa

Riot sebelumnya sudah sempat memberikan teaser kehadiran putri Kassadin melalui interaksi dari Rework Swain. Kami pun sempat memberikan beberapa spekulasi terhadap kehadiran putri Kassadin tersebut, yang kini ternyata terungkap kebenarannya.

Tak hanya kami, banyak komunitas yang memperkirakan bahwa nantinya champion tersebut akan kehilangan ingatannya sebagai manusia karena dipengaruhi oleh Void. Saat dirilis, memang benar bahwa Kai’Sa memiliki kekuatan Void. Namun melalui interaksi spesialnya, Kai’Sa menunjukkan bahwa ia belum sepenuhnya melupakan siapa dirinya (ketika masih menjadi manusia).

Kai’Sa tampak masih mengingat siapa ayahnya ketika berhadapan atau bertemu dengan Kassadin. Ia merasa tak asing dengan penampilan Kassadin yang sama-sama terpengaruh oleh Void.

vlcsnap-2018-02-22-06h49m55s82
vlcsnap-2018-02-22-06h50m06s189
vlcsnap-2018-02-22-06h53m43s45
vlcsnap-2018-02-22-06h54m01s241
vlcsnap-2018-02-22-06h54m27s245
vlcsnap-2018-02-22-06h54m11s81

Jika Kai’Sa masih ingat dengan ayahnya, sudah tentu ia juga mengingat Malzahar yang melemparnya ke dalam Void. Ia pun seakan masih memiliki dendam kepada Malzahar ketika bertemu, menyerang, dan berhasil membunuhnya.

vlcsnap-2018-02-22-06h58m33s139
vlcsnap-2018-02-22-06h58m36s177
vlcsnap-2018-02-22-07h01m16s232
vlcsnap-2018-02-22-07h01m20s23

Sama juga seperti ayahnya, Kai’Sa juga membenci makhluk Void dan akan melakukan segala cara untuk memburu dan mengusir mereka dari Runeterra.

vlcsnap-2018-02-22-07h10m09s189
vlcsnap-2018-02-22-07h12m40s166
vlcsnap-2018-02-22-07h00m23s213
vlcsnap-2018-02-22-07h00m46s193
vlcsnap-2018-02-22-07h01m03s106

Selain interaksi unik ketika bertemu champion seperti Malzahar dan Kassadin, Kai’Sa juga memiliki beberapa interaksi baru di dalam permainan, seperti ketika ia meng-upgrade skill, menggunakan Ping, dan memakan Honeyfruit. Kalian bisa melihatnya langsung melalui gambar di bawah ini.

Saat Evolusi Q - Icathian Rain
Saat Evolusi Q – Icathian Rain
Saat Evolusi W - Void Seeker
Saat Evolusi W – Void Seeker
Saat Evolusi E - Supercharger
Saat Evolusi E – Supercharger
Saat memberikan Ping Missing
Saat memberikan Ping Missing
Saat memakan Honeyfruit
Saat memakan Honeyfruit

Dalam interaksi spesial tersebut, Kai’Sa juga memberikan sedikit cerita mengenai Void. Menurutnya, Void bukanlah sebuah tempat, namun sebuah kekuatan. Kekuatan besar yang dapat memakan seluruh kehidupan. Para Makhluk Void akan datang untuk membunuh semua makhluk hidup.

Hanya ada satu cara untuk bisa bebas dari ancaman tersebut, yaitu menjadi makhluk Void seperti yang ia lakukan. Kai’Sa kembali ke dunia manusia untuk membantu ayahnya memerangi Void dan membela umat manusia.

Berbeda dengan champion yang dirilis sebelumnya yang terlihat arogan, angkuh, dan edgy, Kai’Sa justru lebih friendly dan membawa aura positif. Ia juga memiliki interaksi memuji Support jika memberikan heal dan shield. Jika kamu lupa memberikan pujian kepada Supportmu, Kai’Sa akan mewakilimu.

Saat ini Kai’Sa sudah masuk ke dalam Server PBE (Public Beta Environment) dan menjalani masa testing. Apakah kalian tertarik untuk segera menggunakan putri Kassadin di Summoner’s Rift? Mungkin kalian sudah bisa menabung Blue Essence kalian dan membantu Kai’Sa memerangi Void saat dirilis pada Patch 8.5 mendatang.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments