Update Besar untuk Janna, Yasuo, Vayne, dan Malphite Tidak Sepenuhnya Dibatalkan

Update Besar untuk Janna, Yasuo, Vayne, dan Malphite Tidak Sepenuhnya Dibatalkan
367ed8ef-35e9-4a92-9a46-a63629c82aef

Hari-hari belakangan ini, Riot benar-benar telah membingungkan kita semua. Setelah kemarin mereka memberitakan bahwa akan ada perubahan besar untuk Yasuo, tapi tidak lama berselang itu mereka malah mengkonfirmasi kembali bahwa Yasuo gagal untuk mendapatkan perubahan besar. Entah sebenarnya apa maksud dari Riot yang sangat membingungkan ini?

Tapi di siklus PBE League of Legends saat ini telah ada sesuatu yang bahagia, setidaknya untuk sebagian orang. Pembaruan besar telah ditarik kembali dan tepat untuk beberapa champion dengan masalah permainan terbesar mereka, termasuk Janna, Vayne, Yasuo, dan Malphite. Itu semua membentuk menjadi salah satu patch terbesar dan berpotensi terbaik di tahun ini. 

Pagi hari tadi melalui Reddit dan Forum LoL NA, Riot mengabarkan bahwa ke empat champion ini telah dilakukan uji coba – tapi beberapa Rioter menyatakan bahwa perubahan untuk mereka tidak akan datang pada patch 7.17.

Artinya, secara harfiah semua perubahan yang dulu dikabarkan akan terjadi pada patch 7.17 kini akan ditunda lagi.

Itu benar, tadinya baik Janna, Yasuo, Malphite, maupun Vayne akan melihat perubahan yang sangat mereka butuhkan di patch 7.17, karena update PBE terbaru telah menarik mereka semua dari server pengujian dan menunda perubahan itu sampai patch 7.20. Itu belum tentu menjadi hal berita yang buruk, tergantung siapa yang kamu ajak bicara. Mungkin akan ada banyak pemain yang kecewa karena tidak melihat masalah ini, tapi ada juga jumlah fans yang gembira karena mereka senang melihat meta seimbang yang akan ditampilkan pada World Championship 2017 nanti; jika perubahan ke empat champion itu ditunda.

Ini Semua Bertujuan Untuk Menjaga Keseimbangan di Worlds Nanti


wc_numbers_banner_16

Beberapa patch berikutnya sangat penting. Yang dimana tim-tim profesional akan bermain untuk menentukan penempatan bangku mereka di Worlds, dan yang lebih penting lagi, salah satu patch ini adalah patch untuk menyambut Worlds itu sendiri. Jadi jika ada perubahan yang sangat besar menjelang memasuki Worlds, Riot mengkhawatirkan bahwa nanti para pro player yang akan bertanding malah kesulitan untuk menyesuaikan meta baru. Dan yang lebih buruknya malah turnamen nanti tidak akan menampilkan kemampuan mereka secara totalitas.

Sebagian orang yang tidak peduli dengan turnamen World Championship mungkin akan kecewa karena berita ini. Tapi untuk mereka yang antusias terhadap World Championship pasti akan lebih semangat lagi, karena mereka bisa melihat meta yang seimbang. 


Bukan berarti bahwa perubahan ini tidak akan pernah terjadi. Sebenarnya, sebagian besar perubahan itu menjanjikan, dan Riot bermaksud untuk mencobanya lagi setelah Worlds selesai. Perubahan Malphite khususnya, adalah perubahan terbaru yang ditarik dari PBE, namun Rioter di Reddit berjanji semua ini akan ditinjau kembali.

Janna, yang bisa dibilang champion paling tidak seimbang dalam permainan saat ini, mungkin tidak akan pernah mendapatkan nerf. Riot malah akan mendorong nerfs besar ke the Ardent Censer, salah satu inti core item Janna. Dan jika nerf itu bisa menurunkan statistiknya, Janna mungkin tidak memerlukan nerfs secara individu.

Perubahan Vayne juga sedikit lebih kontroversial, karena banyak pemain sepertinya tidak dapat memutuskan bahwa Vayne jelek atau bagus. Sehingga Riot sendiri bingung, lebih memberikannya nerf atau buff. Secara realistis, tampak mengganggunya dalam keadaan tertentu, ultymate milik Vayne yang sekarang ini malah memperlebar kelemahannya dan namun jumlah damage yang dihasilkan menguatkan kekuatannya untuk memenangkan pertarungan di saat kondisi terjepit.

Jadi di patch 7.17 nanti, kalian tidak akan menemukan perubahan besar ini. Riot telah mengabarkan bahwa perubahan ini bukan di batalkan, melainkan ditunda sampai World selesai – mungkin sekitar patch 7.20 atau bisa datang lebih cepat lewat hotfix setelah patch 7.19.

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply