5 Champion Ini Akan Membuat Kalian Berdansa di One For All

5 Champion Ini Akan Membuat Kalian Berdansa di One For All
One_For_All

One For All sepertinya menjadi gamemode yang disambut sangat antusias oleh para pemain. Rotating Game Mode yang baru dirilis 30 Maret lalu mungkin tidak segila URF, yang memberikan Cooldown Reduction berjumlah fantastis dan menghapus sistem mana pada semua champion. Meski demikian, gamemode ini dapat menghadirkan keseruan bermain yang tidak dapat kamu rasakan di gamemode lain.

Salah satu bentuk keseruan tersebut adalah saat kalian atau musuh harus kocar-kacir bergerak menghindari rentetan serangan. Untuk bisa merasakan sensasi tersebut, kita menyiapkan daftar lima champion yang menurut kita bisa digunakan untuk mempermainkan lawan. Apa saja championnya? Mari kita lihat.

Ezreal


Ezreal_OriginalSkin

Penjelajah remaja kesukaan Taric ini bisa dibilang champion paling populer apabila kalian ingin melatih keakuratan kalian dalam menembakkan skillshot. Ada tiga ability Azrael yang bersifat skillshot dan cooldown-nya pun relatif kecil. Hal tersebut memungkinkan kalian untuk terus menerus mengeluarkan skillshot dan membuat musuh tidak berkutik.

Xerath


Xerath_0

Memenangkan One for All menggunakan Xerath bisa dibilang sangat mudah. Sebagai champion tipe range, kalian bisa memanfaatkan karakteristik tersebut untuk mencicil HP musuh dari jarak yang sangat aman.

Jika lawan kabur, kalian bisa bekerja sama menggunakan Rite of The Arcane (R) untuk menghabisi musuh yang sedang kabur. Kecil kemungkinan lawan bisa lolos dari 15 serangan beruntun yang dilancarkan oleh Xerath, kecuali lawan yang kamu hadapi sangat beruntung.

Vel’Koz


Velkoz_1

Hampir sama dengan Xerath, namun kalian bisa melakukan serangan yang unik mengingat dengan Plasma Fission (Q) Vel’Koz dapat membelah energy bolt yang dilepaskannya menjadi dua. Hal tersebut memungkinkan kalian melancarkan serangan dari sudut yang tidak diduga lawan.

Selain itu, karakteristiknya sebagai champion tipe range memungkinkan Vel’Koz untuk menyelesaikan game tanpa harus bersusah payah memulai teamfight. Saat musuh mendekat, kalian bisa menyatukan kekuatan dan mengeluarkan Life Form Disintegration Ray (R) untuk melelehkan HP musuh.

Karthus 


Karthus

Sangat disayangkan Karthus tidak bisa dimainkan di gamemode ini. Champion bergelar The Deathsinger tersebut selalu terkena ban atau bahkan dimatikan, mengingat Lay Waste (Q) miliknya sangat kuat dalam memberikan poke tak terduga, sehingga memaksa musuh untuk selalu bergerak dan terganggu dalam melakukan farming.

Skill Wall of Pain (W) sepertinya juga menjadi salah satu pertimbangan kenapa champion yang satu ini dilarang digunakan pada mode One for All. Setiap musuh yang mendekat akan terkena efek slow dari skill tersebut dan bakalan menjadi bulan-bulanan lima sosok Karthus yang mengeluarkan Lay Waste. Jangan lupa juga, lima Requiem (R) yang dilancarkan bersamaan bisa berarti kematian satu tim lawan.

Xayah


Xayah_Rakan

Apa yang lebih mengerikan dari mengantisipasi skillshot dari depan? Yap, menghadapi skillshot yang datang dari depan dan belakang. Berkat Double Dagger (Q) dan Bladecaller (E), Xayah adalah salah satu champion yang tidak memberikan kesempatan pada kalian untuk diam sejenak dan melakukan farming. Kehadiran lima Xayah sekaligus membuat lawan dituntut untuk selalu bergerak, karena kita tidak tahu dari mana bulu-bulu mematikan miliknya akan datang untuk menghabisi mereka.

Itu tadi kelima champion yang dijamin akan mengajari kalian berdansa di Summoners Rift, apa kalian punya rekomendasi lain?

Suluh Widyotomo

how to enjoy League: Step 1: type /mute all in chat Step 2: thank me later

Facebook Twitter 

Leave a Reply