Champion Guide: Basic Ashe

Champion Guide: Basic Ashe

ashe

Ashe adalah salah satu ADC yang paling mudah dimainkan, karena ability-ability yang tidak terlalu rumit, dan ditambah dengan damage yang cukup besar dari auto attacknya.

Champion ini sangat bagus untuk dimainkan oleh pemain-pemain yang masih baru memulai, tapi tidak berarti tidak akan bisa baik jika dimainkan di tingkat yang tinggi, di tangan pemain yang handal, baik pemula maupun tingkat tinggi, Ashe bisa menjadi ADC yang sangat berbahaya.

Salah satu alasan mengapa Ashe bagus untuk pemain pemula adalah karena ability-abilitynya yang cenderung simpel. Mulai dari Q yang menambah damage auto attack, W yang merupakan skillshot dengan damage dan slow yang lumayan banyak dan juga merupakan salah satu skillshot yang paling mudah digunakan untuk melakukan poke kepada lawan, E untuk memberikan vision terhadap suatu daerah bagi kalian dan tim kalian, serta ultinya R untuk melakukan stun terhadap lawan.

Mungkin agar kalian bisa menjadi AD Carry yang leih baik, kalian bisa membaca tips-tips berikut yang sudah disediakan oleh Hasagi:


BASIC STATS ASHE

2


ABILITIES

ashe-frost-shot Passive – Frost Shot

Basic attack dari Ashe dan ability yang memberi damage akan mendapatkan Frost, membuat musuh terkena slow 10-20% (pada level 1-18, bertambah setiap 3 level) untuk 2 detik dan membuat basic attack Ashe selanjutnya untuk memberikan 10 (+ chance critical strike × (1 + bonus critical damage))% bonus physical damage saat musuh masih terkena slow.

ashe-rangers-focus Q – Ranger’s Focus

Basic attack dari Ashe menambahkan Focus, dan dapat stack sampai 4 kali. Stack tersebut akan habis setelah 4 detik.

Setelah Ashe mendapatkan 4 stack, Ashe dapat mengaktifkan Ranger’s Focus untuk mengkonsumsi semua stack, dan mendapatkan 20/25/30/35/40% Attack Speed dan merubah basic attack dari Ashe menjadi hujan panah yang menghasilkan 1.05/1.10/1.15/1.20/1.25 total Attack Damage per attack selama 4 detik.

ashe-volley W – Volley

Ashe menembakkan 9 panah yang berbentuk kerucut, menghasilkan 20/35/50/65/80 (+1.0 per attack damage) physical damage terhadap setiap target yang terkena hit. Musuh dapat terkena lebih dari satu panah, tetapi hanya akan terkena damage dari panah pertama yang mengenainya. Volley akan otomatis menghasilkan Critical Strike saat mengenai musuh, dan memberikan slow setara dengan dua kali Frost Shot.

ashe-hawkshot E – Hawkshot

Ashe mengirim arwah elangnya untuk misi pengintaian kepada area di sekitar map, dan memberikan vision selama perjalanan. Setelah mencapai target, akan memberikan vision terhadap area selama 5 detik. Arwah elang dari Ashe ini akan memperlihatkan musuh di bush, tetapi tidak bisa memperlihatkan musuh yang melakukan kamuflase.

Ashe dapat menyimpan 2 Hawkshot (recharge: 90/80/70/60/50 detik).

ashe-enchanted-crystal-arrow R – Enchanted Crystal Arrow

Ashe menembakkan misil dan melewati semua musuh kecuali Champion, dan akan meninggalkan map jika tidak terkena siapapun. Jika misil ini terkena Champion, maka akan menghasilkan 200/400/600 (+100% ability power) magic damage, stun, dan menambahkan slow kepada champion yang terkena hit. Durasi stun akan meningkat semakin jauh Ashe menembakkannya.

 


PROS & CONS

Pros:

  1. Dapat melakukan initiate dengan jarak yang cukup jauh
  2. Skill pasifnya, Frost Shot dapat digunakan untuk memudahkan menangkap musuh dan kite
  3. Skill W nya, Volley memudahkan waveclear dan poke musuh
  4. Sangat kuat di level 1 dengan gabungan Frost Shot dan Volley
  5. Auto Attack yang critical mendapatkan extra slow
  6. Auto Attack range yang sangat jauh
  7. Skill Hawkshot dapat memberikan vision

Cons:

  1. Tidak ada escape ability dan mobilitas yang sangat rendah
  2. Output damage yang sangat kecil tanpa menggunakan ability
  3. Volley dapat terkena block oleh minion
  4. Ultimate skillnya, Enchanted Crystal Arrow dapat terkena block atau hanya dihindari oleh musuh
  5. Movement speed yang sangat rendah
  6. Potensi untuk out-play yang sangat rendah.

RUNES

ashe-rune

Mungkin ini merupakan basic rune untuk AD Carry, dengan adanya Attack Speed dan Atack Damage rune. Tetapi untuk Ashe, lebih baik untuk build Attack Speed seperti rune diatas karena jika digabungkan dengan item buildnya, maka akan lebih berguna. Mungkin Ashe tidak memiliki damage output yang besar tanpa menggunakan abilitynya, tetapi jika kalian menambah persentase Attack Speed kalian, maka kalian akan dapat memberikan Damage Per Second yang besar juga kepada musuh.


MASTERY

mastery-1

mastery-2

Untuk mastery, keystone yang kami sarankan tetap sama, Warlord’s Bloodust. Yang berbeda dari dua mastery tersebut adalah mastery pertama kita menggunakan 18-12-0, sedangkan mastery kedua kita menggunakan 18-0-12. Mungkin kalian akan bertanya apakah ada perbedaan untuk dua mastery tersebut. Jawabannya, pasti ada. Jika kalian menggunakan mastery pertama, kalian akan mendapatkan damage tambahan kepada musuh, dan heal rate kalian akan bertambahn dengan adanya Biscuits of Rejuvenation. Jika kalian menggunakan mastery kedua, kalian tidak mendapat tambahan damage kepada musuh. Tetapi kalian akan mendapatkan tambahan persentase untuk lifesteal dan shield kalian, serta pengurangan damage dari musuh. Dan juga kalian akan mendapatkan tambahan health per second juga. Durability kalian akan menjadi lebih lama jika menggunakan mastery kedua ini.


ITEM BUILD

item-1

Untuk early game, kalian harus membeli Doran’s Blade untuk meberikan kemudahan dalam laning. Untuk first recall, jika kalian memiliki gold diatas 1300, maka pilihlah salah satu diantara B.F. Sword atau Zeal. Kami sarankan untuk membeli B.F. Sword dulu lalu dilanjutkan ke item selanjutnya, entah itu Essence Reaver atau Infinity Edge (baca item build dibawah). Tetapi jika dibawah 1300, maka belilah sepatu terlebih dahulu, dan item-item lainnya (seperti Control Ward, dll).

item-2 -> Build 1

Build ini cocok untuk kalian yang membutuhkan lebih banyak Damage Per Second. Dengan adanya Runaan’s Hurricane, Berserker’s Greaves, dan Rapid Firecanon maka kalian akan mendapatkan attack speed yang lebih dari build ini. Lalu Infinity Edge untuk menambahkan damage Critical yang kalian punya, dan Bloodthirster untuk menambah damage, lifesteal + shield. Mungkin item terakhir situasional, bisa kalian build ke Lord Dominik atau Mortal Reminder. Tetapi untuk build ini, kami sarankan untuk membeli Mortal Reminder karena ada efek Grievous Wound yang sangat cocok dengan build Damage Per Second.

item-3 -> Build 2

Di build yang ini, hanya ada sedikit perubahan. Item yang tetap sama yaitu Berserker’s Greaves, Runaan’s Hurricane, Infinity Edge, dan Bloodthirster. Tetapi yang berbeda yaitu adanya Essence’s Reaver dan Lord Dominik. Item ini merupakan item yang penting di build ini. Mengapa? Karena build ini adalah Full Utility Build. Digunakan untuk melawan champion yang sedikit “tanky”, dan efek dari Essence’s Reaver sangat berguna bagi Ashe agar mananya tidak cepat habis. Dengan build ini, mungkin Ashe akan lebih lama durabilitynya.


SKILL SEQUENCE

capture

Mengapa Volley dinaikkan terlebih dahulu? Karena skill tersebut dapat dipakai untuk kite dan poke dengan sangatlah mudah. Jika skill ini dinaikkan, maka damagenya akan semakin besar dan memberikan keuntungan yang lebih terhadap Ashe. Ambil skill E satu saja karena jika kita naikkan hanya cooldown yang berkurang. Kalian bisa mengambil Q setelah W untuk menambahkan Damage Per Second Ashe. Ambil R selama kamu bisa mengambilnya.

Sekian basic guide untuk Ashe, semoga bermanfaat!

Aldilla Adam

League of Legends. Riven and Quinn main. Been playing Volleyball since elementary school but never became a great player. Smh.

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments