Champion Guide: Thresh Support

Champion Guide: Thresh Support
Thresh_0

Bisa dibilang, Thresh adalah salah satu champion di League of Legends yang cukup sulit untuk dimainkan, terutama bagi mereka para newbie. Alasannya, bermain Thresh itu diperlukan mekanik yang tinggi, imana hampir semua skillnya memerlukan kejelian dan perhitungan yang tepat agar dapat dengan sukses dilancarkan sekaligus membuahkan hasil.

Akan tetapi, dikarenakan susah untuk dimainkan, jelas kehadiran Thresh itu akan sangat membantu bagi rekan-rekannya di tim. Sebaliknya, bagi musuh, Thresh kerap dianggap sebagai support yang mematikan. Siapapun champion yang berhasil ditangkap oleh Thresh akan berakhir dengan kematian. Dengan skill Q, Thresh berkemampuan untuk menarik musuh ke arahnya. Oleh karena itu, maka tak heran bila musuh selalu berwaspada ketika berada di satu lane yang sama dengan Thresh. Jelas hal ini bener-bener merepotkan mereka.

Melalui artikel ini, Hasagi bermaksud untuk memberikan sedikit guide tentang bagaimana cara bermain Thresh yang baik dan benar. Penasaran seperti apa? Yuk langsung saja disimak.

Pertama, kita mulai dulu dari jenis-jenis ability yang dimiliki seorang Thresh.


Ability

Passive – Damnation

Damnation

Thresh dapat memanen roh lawannya ketika mati di area sekitarnya, Setiap roh yang sukses dikumpulkan secara permanen akan memberikan tambahan armor dan ability power untuk Thresh.

Q – Death Sentence

Death_Sentence

First Cast: Thresh menggunakan Hook Death Sentence untuk menangkap dan menarik lawan bergerak ke arah Thresh dan memberikan magic damage. Saat musuh tertangkap, lawan tidak akan bisa bergerak, menggunakan ability, dan melakukan auto attack.

Second Cast: Thresh dapat mengaktifkan Death Sentence kembali untuk menerjang ke arah musuh.

W – Dark Passage

Dark_Passage

Thresh akan melemparkan Lantern Dark Passage pada dirinya atau satu rekan yang dapat memberikan efek shield yang bertahan selama 6 detik. Dark Passage dapat digunakan untuk mengambil roh yang tidak bisa di angkau oleh Thresh. Ketika Thresh menjauh dari jangkauan Dark Passage, Dark passage akan kembali kepada Thresh.

Ketika teman satu rekanmu mengklik Lantern Dark Passage tersebut, temanmu dapat otomatis akan menerjang ke arah Thresh. Ini dapat digunakan untuk menyelamatkan teman atau melakukan engange pada lawan.

E – Flay

Flay

Pasif: Serangan biasa Thresh dapat menghasilkan magic damage pada saat melakukan basic attack.

Active: Thresh dapat mendorong lawannya dengan menggunakan rantainya dan dapat memberikan efek knocking dalam sesaat dan mengurangi movement speed selama 1 detik.

R – The Box

The_Box

Thresh mengeluarkan 5 penghalang, musuh yang melewatinya akan menerima magic damage dan crowd control efek slow movement speed sebanyak 99% selama 2 detik.


Keunggulan Thresh

  • Dapat menyelamatkan rekan satu tim dengan menggunakan W – Dark Passage
  • Memiliki crowd control yang cukup merepotkan
  • Menggunakan Q – Death Sentence/E – Flay/R – The Box untuk melakukan Escape
  • Memiliki armor dan ability power ccalling yang dimanfaatkan dari mengambil roh

Kekurangan Thresh

  • Armor dan magic resist yang sangat kecil di early game
  • Cooldown yang cukup lama di setiap ability-nya

Summoners Spell

flash Exhaust atau flash Ignite

Rune

Save

Greater Mark of Attack damage x9 (+0,95)
Greater Seal of Armor x9 (+1)
Greater Glyph of Magic resist x9 (+1,3)
Greater Quintessences of Armor x3 (+4,3)

atau

Greater Marf of Armor x9 (+0,91)
Greater Seal of Armor x 5 (+1)
Greater Seal Scale of percent health x4 (+0,5 %)
Greater Glyph of Scalling Cooldown of Reduction (0,09 – 1,67 % per level) x 6
Greater Glyph of Magic Resist x3 (+1,34)
Greater Quintessences of Armor x2 (+4,3)
Greater Quintessences of percent health x1 (+1,5 %)


Masteries

Save

Thresh lebih efektif menggunakan Courage of the Colossus, dimana sewaktu musuh ditarik oleh Thresh, Colossus akan aktif dan memberikan efek barier. Ini akan membantu Thresh saat mengaktifkan Q untuk kembali ketika menerjang ke arah lawan. Saat aktif, mastery ini mampu menyerap damage.


Skill Build

Save

Item Build

Save

Jika sedang berada dalam keadaan push oleh minion lebih baik membuild ZZ’rot Portal, sebab item ini mampu membuat Thresh bertahan sekaligus melakukan push balik terhadap lane yang sedang didorong oleh minion.

Banner of Command berguna jika lawanmu sebagian besar adalah champion jenis Mage, sebab ketika Banner of Command digunakan pada minion, ability dari lawanmu yang memiliki serangan magic tidak akan terpengaruh oleh ability tersebut, dan akan memakan waktu yang cukup lama untuk membunuh minion dengan buff yang didapatkan dari Banner of Command.


Gameplay & Team Fight

Thresh_3

Gunakan Hook Thresh sebaik mungkin dikarenakan saat early game durasi Hook Q – Death Sentence memiliki cooldown yang cukup lama. Ketika jungle teman ingin melakukan gank, Thresh dapat melempar W – Dark Passage ke arah mereka. Hal ini dilakukan guna mempersingkat waktu dalam melakukan gank di bot lane atau Thresh bisa menggunakan untuk W – Dark Passage untuk menyalamatkan teman yang sedang sekarat.

Saat team fight berlangsung kamu harus meng-peel (mengbackup) ADC dengan semua ability yang kamu punya. Alasannya, karena setiap ability Thresh mampu meng-disable dan memberikan efek crowd control kepada lawan yang ingin masuk/memburst damage ke ADC.

Thresh juga bisa menarik champion lawan untuk membuka war. Namun jangan pernah mencoba untuk melakukan war di sekitar turret apalagi saat kamu mengaktifkan Q – Death Sentence yang menyebabkan kamu menerjang ke arah lawan. Hal ini sangat beresiko, guys.


ADC yang cocok untuk dipasangkan dengan Thresh:

Lucian
Caitlyn
Kalista
Jhin
Jinx


Video refrensi permainan Thresh dari BunnyFuFuu

Artikel ini akan terus diupdate seiring berubahnya meta.

Risky Dermawan

Mangaaaaaaaaaaaaaaaats~

Facebook 

Leave a Reply