Daily Tips: Membahas Perbedaan Quick Cast dan Normal Cast

Daily Tips: Membahas Perbedaan Quick Cast dan Normal Cast

cast_1

Jika kalian mengutak-atik menu option di League of Legends saat in-game (bukan saat main menu), kalian akan menemukan istilah Quick Cast dan Normal Cast. Barangkali di antara kalian sudah ada yang tahu atau mungkin menggunakan quick cast dan ada sebagian yang belum tahu tentang quick cast.

Pada artikel Daily Tips kali ini, Hasagi akan membahas mengenai perbedaan antara Normal Cast dan Quick Cast.

Normal Cast

Normal cast adalah ketika kita menggunakan skill akan ada indikator untuk mengarahkan skill ke arah lawan secara manual dan membutuhkan klik supaya skill keluar. Setting ini merupakan default setting, jadi tiap akun yang baru dibuat otomatis akan menggunakan Normal Cast.

Quick Cast

Quick Cast (dulunya dalah Smart Cast) adalah cara tercepat untuk menggunakan skill. Kita tinggal menekan tombol hotkey skill/item dan skill akan langsung keluar mengikuti arah kursor (seperti Flash) tanpa perlu kita arahkan terlebih dulu.

Namun ada beberapa skill yang bersifat Quick Cast seperti :
– Spirit Rush (Ahri)
– Noxious Blast (Cassiopeia)
– Playful/Trickster (Fizz)
– Transcendent Blades (Irelia)
– Lay Waste (Karthus)
– Broken Wings (Riven)
– Valor (Riven)
– Acid Hunter (Urgot)
– Tumble (Vayne)
– Steel Tempest (Yasuo)
– Rampant Growth (Zyra)
– Pounce (Nidalee)
– Flash (Summoner’s Spell)

Sekarang akan dijelaskan Pros dan Cons penggunaan Normal Cast dan Quick Cast,

Normal Cast

Pros:
– Bisa mengarahkan skill sebelum digunakan. Cukup membantu sekali untuk skill yang penggunaannya ribet seperti Death Ray (Viktor) dan Equalizer (Rumble). Ada baiknya menggunakan 2 skill itu dengan Normal Cast
– Berguna untuk skill yang membutuhkan charging. Quick Cast hanya akan mempersulit (ex: Tides of Blood (Vladimir), Vault Breaker (Vi), Arcanopulse (Xerath), Piercing Arrow (Varus), Decimating Smash (Sion))
– Penggunaan skill bisa lebih akurat (bisa memperhitungkan jarak, tahu skill akan bergerak ke arah mana)

Cons
– Mengarahkan skill akan membuang beberapa detik dan tentunya akan mempersulit penggunaaan skill, terutama ketika dalam keadaan terdesak dan harus bergerak cepat
– Penggunaan skill yang bersifat spammable (memiliki cooldown singkat/ refresh cooldown seperti Twin Fang(Cassiopeia) dan Bladesurge(Irelia)) akan melelahkan karena harus klik terus-menerus
– Kurang cocok bagi yang lebih mementingkan kecepatan cast ketimbang akurasi

Quick Cast

Pros:
– Mempermudah penggunaan skill yang bersifat spammable
– Bisa menggunakan skill dengan cepat
– Mempermudah penggunaan champion yang membutuhkan quick cast (Ryze, Cassiopeia, Irelia, Yasuo, Jayce)
– Cocok untuk mereka yang suka menggunakan skill lebih cepat
– Membantu bereaksi lebih cepat
– Terkadang ada kasus dimana ketika menggunakan combo skill ada skill yang tidak keluar (menggunakan combo W-E-Q yang keluar hanya W -Q). Hal ini bisa diminimalisir dengan menggunakan quick cast

Cons:
– Penggunaan pertama sulit (butuh adaptasi)
– Tidak ada indikator untuk membidik (solusinya akan dijelaskan dibawah)
– Kurang cocok bagi mereka yang lebih mementingkan akurasi cast ketimbang kecepatan
– Akurasi berkurang (kalau sudah terbiasa tidak ada masalah)
– Tidak cocok digunakan beberapa champion (ex: Diana sulit menggunakan skill Qnya jika pakai quick cast, penggunaan laser Viktor jadi lebih sulit, dan penempatan ultimate Rumble juga sulit)
– Mempersulit penggunaan skill tipe charge karena charge akan langsung berhenti seketika (ex: Tides of Blood (Vladimir), Vault Breaker (Vi), Arcanopulse (Xerath), Piercing Arrow (Varus), Decimating Smash (Sion) solusi akan dijelaskan dibawah)

 

Mengaktifkan Quick Cast

Cara mengaktifkan quick cast sangat mudah. Cukup buka option saat ingame (bukan di main menu) dan di bagian Hotkeys klik Quick Cast All jika ingin menggunakan quick cast pada Skill, Item, Summoner’s Spell, dan Trinket.

quickcastall

Jika tidak mau semua, maka bisa klik pada gambar arah kebawah dibawah tombol hotkey

quickcastall-1jpg

Untuk solusi mengenai indikator saat menggunakan Quick Cast, pada bagian Replace Quick Cast with Quick Cast with Indicator in the quickbind UI. Setting ini langsung mengubah tombol yang diset quick cast menjadi quick cast with indicator.

quickcastall2

Jika dirasa masih kurang, kamu bisa membuka bagian Additional Hotkeys untuk setting tambahan. Ada beberapa setting disitu, seperti Self Cast, Quick + Self Cast, dan Quick Cast with Indicator + Self Cast

quickcastall3

 

Dibawah ini adalah contoh video penggunaan quick cast yang efektif.

Bisa dilihat di video Faker yang menggunakan Ryze (pre-rework) mampu menghabisi Twisted Fate PawN dengan cepat. Quick Cast mempermudah Faker menggunakan skill-skill Ryze sehingga bisa menghabisi PawN dengan cepat.

Untuk solusi penggunaan skill tipe charge saat quick cast, supaya chargenya tidak berhenti seketika kamu harus menahan tombol hotkey (ex: saat charge E Vladimir harus menahan tombol E sampai charge selesai. Jika tidak maka charge akan langsung berhenti)


Itu tadi adalah perbedaan mengenai Normal Cast dan Quick Cast. Pelu diingat bahwa penggunaan baik Normal Cast maupun Quick Cast adalah murni PREFERENCE. Kamu bisa tetap menggunakan Normal Cast jika merasa Quick Cast terlalu sulit. Semoga artikel ini bermanfaat.

Laurent Vic

Not interested to play ranked games anymore. Still exploring Lordran, Drangleic, and Lothric

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments