Tips Meningkatkan Creep Score

Tips Meningkatkan Creep Score

Creep Score memang hal penting dalam permainan League of Legends. Dalam tingkat permainan yang lebih tinggi, Creep Score sering dijadikan acuan keunggulan suatu pemain. Creep Score yang tinggi menunjukkan bahwa pemain tersebut unggul. Sebaliknya, pemain yang sedang dalam keadaan tertinggal memiliki Creep Score yang rendah.

Memang, mendapatkan Creep Score yang tinggi tidaklah mudah bagi beberapa pemain. Pasalnya, ada faktor-faktor lain yang mengganggu konsentrasi kita dalam melakukan farming, contohnya serangan Turret, Minion teman dan Champion musuh.

Agar kalian bisa lebih mudah membunuh Minion dan mendapatkan Creep Score yang tinggi, Hasagi akan membagikan tips melakukan Last Hit yang efektif.

Mengenal jenis Minion


Ada tiga jenis Minion yang akan keluar pada awal game dimulai: Melee, Caster, dan Siege/Cannon. Umumnya, sebuah Minion wave akan berisikan masing-masing tiga Caster dan Melee Minion. Setiap Minion wave ketiga, akan ada tambahan satu Siege/Cannon minion di dalamnya. Jadi, ada total 6-7 Minion pada setiap wave.

Dari ketiga jenis Minion tersebut, Siege/Cannon Minion menghasilkan Damage dan Gold terbesar di antara Minion jenis lainnya. Oleh karena itu, Minion ini akan sangat berharga bagi para pemain untuk mendapatkan gold lebih.

Di sisi lain, Caster Minion adalah jenis Minion yang paling lemah. Oleh karena itu, kalian harus beri perhatian ekstra pada Health-nya sebelum ia dihabisi oleh Minion milik tim kalian.

Farming di bawah Turret


Ketika Minion wave musuh melakukan push dan mendekati Turret milik tim kalian, maka kalian akan lebih sulit melakukan last hit karena Turret memberikan damage besar yang dapat membunuh Minion kalian. Untuk menghindari hal tersebut, kalian harus perhatikan jumlah serangan Turret yang dapat ditahan oleh setiap jenis Minion.

Melee Minion hanya bisa menerima dua tembakan dari Turret dan menyisakan sedikit Health sebelum akhirnya bisa dibunuh oleh Champion kalian.

Caster Minion hanya bisa menerima satu tembakan dari Turret dan akan terbunuh oleh tembakan kedua. Oleh karena itu, sebaiknya kalian menyerang Minion tersebut terlebih dahulu, kemudian membiarkan Turret menyerangnya, dan pada akhirnya baru membunuh Minion tersebut.

Sebagai jenis Minion yang paling kuat, Siege/Cannon Minion bisa menerima banyak serangan dari turret sebelum akhirnya mati. Healthnya pun akan berkurang secara perlahan sehingga lebih mudah untuk di-last hit. Kalian juga bisa membunuh Minion jenis lainnya karena Turret selalu menargetkan Siege/Canon Minion terlebih dahulu.

Memperhatikan Kekuatan Champion yang Digunakan


Champion pada setiap Lane memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, Champion Marksman cenderung memiliki Attack Speed yang lebih besar jika dibandingkan Lane lainnya. Namun, ada juga beberapa Marksman yang memiliki Attack Speed rendah seperti Jhin dan Graves.

Champion Assassin memanfaatkan Damage dari Auto Attack untuk melakukan last hit, sedangkan Mage cenderung menggunakan Skill yang memerlukan Mana. Champion Support yang menggunakan Item Relic Shield juga perlu memperhitungkan Damage ketika melakukan last hit pada Minion.

Ada juga beberapa Item yang dapat memberikan Damage pada Minion seperti Tiamat, Statikk Shiv, dan Luden’s Echo. Penggunaan Item-item tersebut akan membantu kalian membunuh Minion dengan lebih cepat.

Jika kalian merasa tidak akan berhasil membunuh sebuah Minion, kalian bisa membatalkan Auto Attack dengan menggunakan tombol “S” atau dengan klik kanan Mouse ke posisi lain di dalam peta.

Menghindari Trading yang Tidak Efektif


Tidak hanya farming, kalian juga harus berfokus pada Champion yang menjadi lawan kalian. Jika ada kesempatan, kalian bisa melakukan Trading dengan memberikan Damage pada Champion lawan, begitu pun sebaliknya. Namun, kalian harus memperhatikan waktu yang tepat untuk melakukan Trading.

Hindarilah melakukan Trading yang tidak efektif sampai-sampai kalian harus kehilangan Creep. Jika ingin melakukan Trading, pastikan kalian bisa membunuh atau setidaknya memukul mundur Champion lawan.

Patokan yang paling umum digunakan adalah 10 creep score per menit untuk Laner non-Support. Jika Creep Score kalian sedang dalam keadaan tertinggal, kalian bisa mengambil farm di Jungle seperti Krugs atau Raptors. Walaupun jumlah monsternya lebih sedikit, satu monster Jungle memberikan Gold dan EXP lebih banyak dari satu Minion.


Semoga tips ini dapat membantu meningkatkan Creep Score kalian, ya! Agar lebih mudah, kalian bisa berlatih dengan mencobanya di Practice Tool maupun CO-OP Vs. AI terlebih dahulu.

Aldilla Adam

Rap and League of Legends seems to be a nice combination, right?

Facebook Twitter 

Leave a Reply