Worlds 2016 Team Profile: Edward Gaming

Worlds 2016 Team Profile: Edward Gaming

 

Dari kiri-kanan: Aaron (coach), Mouse (top), Meiko (support), Clearlove (jungle), Scout (mid), Deft (ADC), Rapidstar (coach), Firefox (analyst)
Dari kiri-kanan: Aaron (coach), Mouse (top), Meiko (support), Clearlove (jungle), Scout (mid), Deft (ADC), Rapidstar (coach), Firefox (analyst)

Banyak yang mengatakan bahwa Edward Gaming adalah sebuah ‘tim super’ yang sebenarnya pantas untuk meraih Summoner’s Cup, namun tak kunjung berhasil. Di Worlds tahun ini, mereka akan mencobanya lagi.

Edward Gaming memasuki dunia kompetitif League of Legends pada bulan September 2013, mengambil slot tim LMQ yang hijrah ke benua Amerika untuk mengikuti NA Challenger Series. Dengan roster U, NaMei, fzzf, ClearLove dan Koro1, debut perdana EDG di LPL dimulai di musim Spring 2014 dengan langsung menjadi juara. Tidak hanya itu, mereka juga berhasil memenangkan International Esports Tournament 2014 di Yiwu, Zhejiang.

EDG tahun 2014. Dari kiri-kanan: NaMei, fzzf, ClearLove, Koro1, U
EDG tahun 2014. Dari kiri-kanan: NaMei, fzzf, ClearLove, Koro1, U. Credit: lol.esportspedia.com

Reputasi EDG sebagai sebuah tim super semakin kokoh setelah mereka menjuarai Summer Split, mengalahkan tim OMG di final. Bayangkan saja, dalam tahun pertama terbentuk EDG sudah menjadi juara 2 musim berturut-turut. Namun, kesuksesan ini ternyata tak berlanjut sampai ke World Championship – EDG takluk oleh sesama tim Tiongkok, Star Horn Royal Club di babak pertama fase Playoff.

Kegagalan di Worlds membuat sejumlah perombakan di tubuh EDG. U, fzzf dan NaMei keluar, dan EDG memboyong 2 bintang dari Korea – PawN dari Samsung White dan Deft dari Samsung Blue, ditambah Azure (kini Meiko) dari tim Rayunion. EDG menjadi salah satu dari beberapa tim yang mempopulerkan ‘Korean Exodus’ di Tiongkok, mengimpor talenta berbakat dari Korea untuk memperkuat tim LPL.

LPL Musim Spring 2015 diakhiri dengan tambahan gelar juara untuk EDG setelah mereka menaklukkan LGD 3-2 di final. Mereka pun berhasil memenangkan Mid-Season Invitational 2015 dengan mengalahkan SK Telecom T1. Sayangnya, dominasi mereka berakhir di babak Playoffs musim Summer dimana mereka hanya menempati urutan empat. Tetapi melalui Regional Qualifier, EDG mendapatkan kesempatan untuk berlaga di Worlds 2015.

EDG saat memenangkan MSI 2015
EDG saat memenangkan MSI 2015. Credit: lolesports.com

Di Worlds, EDG berada satu grup dengan SKT, H2K dan Bangkok Titans. Mereka lolos ke babak Playoffs di peringkat 2 klasemen grup, 2 poin di bawah SKT. Namun sekali lagi, langkah mereka untuk meraih Summoners Cup terhenti. Kali ini, mereka dikalahkan Fnatic yang pada waktu itu diperkuat Huni dan Reignover di babak perempatfinal.

Memasuki musim 2016, EDG cukup terseok-seok di fase grup LPL Spring walaupun mereka bisa finis di peringkat 2 grup B. Menghadapi rival abadinya Royal Never Give Up (RNG), EDG kali ini harus mengakui keunggulan mereka setelah takluk 1-3 di babak final. Walaupun kehilangan kesempatan untuk berlaga di MSI 2016, EDG meraih kembali titel LPL mereka di musim Summer setelah berhasil membalaskan dendam atas RNG, 3-0. Mereka lolos ke Worlds 2016 sebagai tim nomor satu dari Tiongkok.

Dengan kesuksesan di liga lokal serta Mid-Season Invitational 2015, EDG seharusnya memiliki kesempatan juga untuk menjuarai Worlds.  Di atas kertas, EDG lebih kuat dari 3 tim lainnya di Grup C – ahq eSports, INTZ dan H2K Gaming. Jika mereka mampu bermain stabil di setiap game, mereka dapat menjadi juara klasemen dan lolos ke Playoffs. Dan jika EDG dapat mengulangi kesuksesan MSI tahun lalu dengan mengalahkan juara bertahan Worlds SKT, maka jalan mereka akan menjadi lebih mudah.

Sebagai tim nomor 1 Tiongkok, EDG menjadi harapan bangsa untuk membawa pulang Summoner’s Cup ke tanah tirai bambu untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Worlds.

EDG saat menjuarai 2016 LPL Summer. Credit: migrator.alltuu.com
EDG saat menjuarai 2016 LPL Summer. Credit: migrator.alltuu.com

 

Banner image credit: migrator.alltuu.com

fusion jazz - vaporwave - instrumental hiphop

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments