Ditolak Masyarakat Korea, Bootcamp TSM Terancam Batal?

Ditolak Masyarakat Korea, Bootcamp TSM Terancam Batal?
tsm bootcamp

Sejumlah tim yang telah mendapatkan slot di World Championship 2017 tentu saja sedang mempersiapkan diri dengan baik.

Beberapa tim akan bersinggah untuk berlatih ke region terkuat, yaitu Korea. Kita sebut saja ada Team SoloMid, Immortals, G2 Esports, Misfits Gaming dan 1907 Fenerbaçhe. Kabarnya kelima tim akan tiba paling cepat minggu depan dan memulai bootcamp di Korea.

Pada kemarin sore, waktu setempat di Korea, muncul beberapa postingan dari komunitas di Korea yang berkomentar negatif tentang kehadiran TSM ke Korea. Beberapa orang mengatakan bahwa, “Jangan datang kemari TSM – kami masih mengingat apa yang kamu bocorkan tentang scrims dan kalian menganggap kalian tidak melakukan apa-apa,” lalu ada juga yang berpendapat, “TSM mencoba memperoleh hasil bagus di Worlds melalui bootcamp tetapi mereka berakhir dengan kekacauan. Saya berharap mereka tidak datang tahun ini, mereka tidak akan berbuat banyak sama seperti tahun lalu…”

transkrip posting tsm bootcamp

“Semua tim sangat welcome datang kemari, bahkan tim dari Tiongkok tetapi tidak dengan TSM. Lebih baik mereka langsung ke Tiongkok (tempat Worlds berlangsung).” Hal ini sangat langka dan jarang terjadi di Korea yang mana para fans Korea mengkritik dan tidak menerima kedatangan tim luar.

Lalu apa yang terjadi? Apa yang membuat masyarakat Korea kurang menerima kehadiran TSM?


Semuanya dimulai dari tahun lalu sesaat sebelum Worlds 2016 berlangsung. Selama bootcamp di Korea, TSM diduga membocorkan hasil scrim video ketika melawan SKT. Meskipun penyebab video scrim itu bocor karena ulah seorang hacker tetapi fans di Korea masih mempersalahkan TSM karena memiliki keamanan yang lemah sehingga hasil scrim video tersebut bocor ke media.

Permasalahan tidak sampai disitu saja. Masalah semakin meruncing ketika mantan pelatih TSM, Weldon Green yang membuat pernyataan kurang menyenangkan bagi para fans. Green berpendapat bahwa, “Mereka (Korea) sangatlah nasionalis. Korea menggunakan taktik untuk Worlds dengan memanfaatkan tim-tim EU atau NA melawan tim tier rendah di Korea agar mengetahui playstyle dari tim-tim lain.”

Masalah ini berlanjut hingga group stage Worlds 2016. Di saat itu, TSM harus mengakui keunggulan dari SSG. Ketika hal tersebut terjadi, TSM langsung meninggalkan stage tanpa berjabat tangan dengan para pemain SSG. Ini membuat para fans Korea kesal dan kecewa karena TSM tidak menunjukkan respek seusai permainan. Walaupun, diketahui bahwa TSM langsung menuju ke locker room SSG untuk meminta maaf dan berjabat disana, fans di Korea yang tidak mengetahui hal ini tetap bersikap skeptis.

Pihak TSM sendiri telah memutus kontrak bersama Weldon Green (sekarang di G2 Esports) serta meminta maaf dan membuat pernyataan bahwa, “Berlatih di Korea sangatlah menguntungkan bagi tim kami.” TSM juga tidak ragu untuk berterima kasih kepada tim-tim Korea yang telah melakukan scrim bersama mereka selama tinggal di Korea.


Bagi kalian fans TSM  jangan khawatir, TSM tetap akan melakukan bootcamp di Korea sesuai jadwal yang telah dibuat walaupun fans di Korea masih kesal dan menyimpan dendam kepada TSM. Yahh, semoga cepat akur dan membaik ya mereka.

KA ME HAME HA!!

Leave a Reply