LZ PraY: “All-Stars 2017 Bukan Seperti yang Dulu Lagi”

LZ PraY: "All-Stars 2017 Bukan Seperti yang Dulu Lagi"
Pray (kanan) dan GorillA (kiri)

Setelah menyelesaikan jadwalnya di All-Stars 2017 PraY, pemain dari Longzhu Gaming melakukan stream pribadinya dan menceritakan beberapa pengalaman yang didapatnya saat bermain di event tersebut.

Tahun ini PraY dinyatakan sebagai ADC paling populer di Korea Selatran dan mewakili Negeri Ginseng di All-Stars bersama CuVee, Ambition, Faker, dan GorillA.

Dalam Channel Streamingnya ia menceritakan beberapa pengalaman di antaranya adalah interaksinya bersama Faker dan CuVee, serta duel Garen yang dilakukannya saat melawan Rekless, serta mengapa ia percaya All-Stars yang sekarang bukan seperti All-Stars yang dulu lagi.

All-Star tahun ini terlalu kompetitif


Di tahun-tahun sebelumnya, All-Stars adalah acara untuk menutup musim dimana semua pemain terbaik dari tiap region dikumpulkan untuk bermain dan bersenang-senang. Namun tahun ini Riot Games seolah-olah mengambil unsur menyenangkan dari All-Stars dan membuatnya lebih mengarah ke turnamen antar Region dengan menghilangkan Fun Mode dan tim Fire & Ice.

Tentu saja hal ini mendapat banyak komentar negatif dari komunitas pemain League belum lagi tekanan yang diberikan pada tiap pemain yang maju. PraY-pun ikut memberikan pendapatnya.

“Saat sesi Feedback¬†yang diberikan RIot, aku menyatakan bahwa All-Stars terlalu kompetitif tahun ini. Ambition juga mengatakan hal yang serupa, All-Stars bukan acara bersenang-senang tetapi hanya lanjutan Worlds” ujar PraY.

Mengembalikan unsur “Fun” kembali ke All-Stars dengan Garen


PraY juga punya beberapa hal yang ingin disampaikannya mengenai duel bersama Rekless. Dilansir dari gameishard.gg, PraY mengatakan bahwa memainkan Mirror Matchup adalah ide Rekkles. Mereka berbicara tentang menggunakan Champion yang “menyenangkan” dan membahas Garen, Tahm Kench, atau Alistar. Ia juga menambahkan bahwa Rekkles juga yang menyarankan daftar Ban agar menuliskan karakter LZ PRAY.

“Duel itu sangat menyenangkan, aku ingin bermain melawan Rekkles lagi di All-Stars tahun depan dan menggunakan Garen sekali lagi.” ujar PraY.


Menurut kalian sendiri, apakah kalian secara umum puas dengan All-Stars 2017 kemarin?

Suluh Widyotomo

Best Feedlaner INA

Leave a Reply


comments