SMA 1 PSKD Kini Sedang Mencari Pengajar Khusus di Bidang Esports League of Legends

SMA 1 PSKD Kini Sedang Mencari Pengajar Khusus di Bidang Esports League of Legends
pskd

Satu setengah tahun yang lalu, masyarakat dan dunia pendidikan Indonesia dibuat terkejut oleh sekolah SMA 1 PSKD yang membuka program edukasi esports pertama di Indonesia. Diketahui, SMA 1 PSKD mengadopsi esports ke dalam program sekolah mulai pada tahun ajaran 2016/2017. Meski tidak masuk ke dalam kurikulum belajar resmi dari pemerintah, pihak sekolah memiliki kewenangan untuk menambahkan program yang diinginkan.

Dikutip dar bertia Liputan6, 26 Okt 2017, 18:00 WIB.

“Banyak yang salah paham tentang perbedaan kurikulum dan program di sekolah, di mana kurikulum merupakan materi pembelajaran wajib dari pemerintah. Kalau program edukasi disesuaikan dengan sekolah yang bersangkutan,” ungkap Bapak Yohannes P Siagian, selaku Kepala Sekolah SMA 1 PSKD.

Bapak Yohanes mengungkap perkenalan esports di sekolahnya ini merupakan salah satu cara anak-anak mengenal dunia digital.

“Suatu sekolah itu goal-nya mendekatkan murid-murid dengan apa yang mereka minati. Ketimbang e-Commerce dan coding, anak-anak lebih tertarik dengan esports,” ujarnya. Sejak dicetus pada 2016, Yohannes mengaku banyak anak murid di sekolah. “Kita berusaha sebisa mungkin menyediakan jalur bagi anak-anak untuk mendalami minat bakat mereka, dan esports banyak sekali peminatnya,” katanya.

Untitled
Bapak Yohannes P Siagian Kepala Sekolah SMA 1 PSKD (Sumber Foto: Liputan 6)

Ia menuturkan, ada sekitar 500-600 calon siswa mendaftar, tapi hanya 60-70 murid yang diterima. “Persyaratan utama bisa ikutan program esports ini yang penting diterima di sekolah (PSKD 1),” jelasnya.

Saat ini ada dua tenaga pengajar program esports di SMA 1 PSKD. Namun, kata Yohannes, pihaknya kini tengah mencari pengajar khusus untuk game League of Legends. Untuk Dota 2 dan CS:GO sudah ada, namun menurut kepala sekolah ini mereka kali ini sedang mencari pengajar khusus yang terfokus pada game League of Legends dan Overwatch.

Tak hanya diajarkan teori dan latihan esports di sekolah, ia mengaku murid-murid sekolahnya juga acapkali ikut turnamen esports. Lewat program ini, ia yakin semakin banyak lagi atlet-atlet esports muda berprestasi yang akan berasal dari sekolah ini.

Dan untuk kamu yang minat masuk menjadi pelajar atau mungkin ingin mendaftar menjadi pengajar esport game League of Legends, kamu bisa mendaftar langsung dengan mengunjungi sekolahnya yang beralamat di Jl. Diponegoro No. 80, Jakarta Pusat. Hmmm, bagaimana apa kamu tertarik?

Pecinta dunia figure yang hanya sebatas menikmati tanpa bisa membeli.

 

Leave a Reply