KZ PraY: I Love Faker!

KZ PraY: I Love Faker!
Screenshot_120

Para pemain profesional League of Legends dari Korea disebut sebagai salah satu yang terbaik karena bakat dan juga permainan hebat mereka. Akan tetapi, kendala bahasa menjadi salah satu alasan mereka sulit untuk bermain di region lain. Hanya beberapa pemain seperti Huni dan Impact yang memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik.

Dalam sebuah kesempatan, dua pemain Kingzone DragonX, PraY dan Peanut ditantang untuk menjawab 10 pertanyaan dalam Bahasa Inggris. Kira-kira, bisakah kedua pemain yang berhasil membawa Kingzone ke puncak klasemen LCK Spring Split 2018 ini menjawab seluruh pertanyaan dengan baik? Mari simak videonya bersama-sama di bawah ini.

Dalam video di atas, Peanut mendapat kesempatan pertama untuk menjawab pertanyaan dengan Bahasa Inggris. Lucunya, PraY sudah siap dengan sebuah Palu mainan yang bakal digunakan untuk memukul rekannya tersebut jika gagal menjawab pertanyaan dengan Bahasa Inggris.

Di luar dugaan, meskipun terlihat sedikit kesulitan untuk menangkap pertanyaan dari pewawancara, Peanut dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan baik meskipun disambut dengan gelak tawa oleh PraY.

Screenshot_121

Lalu, bagaimana dengan PraY?

Ketika giliran PraY tiba, Peanut memberitahu bahwa PraY sempat tinggal di luar negeri sehingga memiliki Bahasa Inggris yang terbilang baik. Ia pun menjawab beberapa pertanyaan dengan santai, meskipun beberapa kali ia terkena pukulan Palu dari Peanut karena berusaha menjawab dengan Bahasa Korea.

Dalam sebuah kesempatan, PraY diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang cukup unik. “Siapa pemain yang ingin kamu kenal lebih dekat dari tim lain?”

Tanpa basa-basi, PraY menjawab, “I love Faker!”

Screenshot_118
Screenshot_119
Screenshot_120

Presenter yang memberikan pertanyaan tersebut dan juga Peanut tak mampu menahan tawa mereka ketika PraY melanjutkan kalimatnya. Ya, kedua pemain ini terbilang cukup baik menggunakan Bahasa Inggris, meskipun sepertinya butuh pembelajaran lebih jauh untuk digunakan dalam bahasa sehari-hari.

Well guys, bagaimana dengan kemampuan berbahasa Inggris mereka? Yah, meskipun kalian merasa Bahasa Inggris kalian lebih bagus, saya rasa kalian tidak sejago mereka dalam permainan, hehe.

Rafki R. Kurnia

Just a little biographical information to fill my profile.

Facebook 

Leave a Reply