Seperti Apa Jadinya Jika Pertarungan di Video RISE Dilakukan di Dalam Game?

Seperti Apa Jadinya Jika Pertarungan di Video RISE Dilakukan di Dalam Game?
rise

Cinematic video berjudul RISE merupakan video yang dirilis oleh Riot Games untuk memeriahkan pagelaran World Championship 2018. Lagu ini diciptakan bersama dengan Mako, The Glitch Mob, dan The World Alive.

Dalam videonya, RISE memperlihatkan perjuangan Jungler Samsung Galaxy (SSG), Ambition dalam menaklukkan Worlds 2017. Ia berhasil mengalahkan Lee “Faker” Sang-hyeok di babak final dan menumbangkan SKT T1 untuk membawa pulang gelar juara tersebut.

Video ini terlihat begitu apik dengan animasi dan setiap pertarungan yang dilakoni Ambition. Namun, kira-kira seperti apa ya jika pertarungan tersebut dikreasikan ulang dalam In-Game League of legends? Berikut videonya.

Seperti yang kalian lihat di atas, video berdurasi sekitar 3:30 menit tersebut memperlihatkan perbedaan yang sangat signifikan antara pertarungan di cinematic RISE dengan In-Game. Jika di dalam video pertarungan antara Ambition melawan Perkz (Yasuo), Uzi (Vayne), dan Faker (Ryze) begitu menegangkan, di dalam game pertarungan tersebut terkesan “awkward” dan lucu.

Kalian bisa melihat bagaimana skill-skill di in-game tidak begitu semegah pertarungan yang ada dalam video Rise. Apalagi ketika Perkz melawan Ambition, Yasuo dan Kha’Zix hanya terlihat melemparkan skill-nya tanpa outplay yang memukau.

Well, semoga video ini bisa menghibur hari Minggu kalian ya.

Suluh Widyotomo

how to enjoy League: Step 1: type /mute all in chat Step 2: thank me later

Facebook Twitter 

Leave a Reply