HASAGI
Esports, VALORANT

AG, XLG, dan EDG Resmi Wakili Tiongkok di ajang VALORANT Masters Santiago

Peta persaingan kompetitif VALORANT di wilayah Tiongkok akhirnya mencapai puncaknya setelah berakhirnya turnamen VCT CN Kickoff yang berlangsung sangat sengit. Melalui perjuangan yang luar biasa, tiga tim terbaik telah memastikan diri sebagai representasi resmi Tiongkok untuk bertanding di VALORANT Masters Santiago di Chile.

Ketiga tim tersebut adalah All Gamers (AG), XLG Esports, dan tim favorit penggemar sekaligus juara dunia bertahan, EDward Gaming (EDG). Keberhasilan mereka mengamankan tiket ke Santiago bukan hanya sekadar prestasi domestik, melainkan pernyataan tegas bahwa kekuatan Tiongkok kini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata di kancah internasional.

EDward Gaming (EDG) kembali membuktikan mengapa mereka dianggap sebagai wajah utama VALORANT Tiongkok. Setelah kemenangan bersejarah mereka di Champions sebelumnya, ZmjjKK dan kawan-kawan tetap menunjukkan konsistensi luar biasa meski tekanan sebagai juara bertahan sangat besar.

Baca Juga: Tekuk Team Heretics, EDward Gaming Juarai VALORANT Champions 2024 

Di sisi lain, kehadiran All Gamers (AG) dan XLG Esports membawa angin segar bagi skena VCT CN. Kedua tim ini berhasil menunjukkan evolusi permainan yang sangat cepat, mampu beradaptasi dengan meta terbaru, dan memberikan perlawanan yang sangat taktis bagi lawan-lawan mereka di babak kualifikasi, yang akhirnya membawa mereka meraih posisi elit ini.

VALORANT Masters Santiago sendiri akan menjadi panggung internasional pertama di musim 2026 yang mempertemukan para raksasa dari empat wilayah liga internasional: Pasifik, EMEA, Amerika, dan Tiongkok. Bagi ketiga wakil Tiongkok ini, turnamen di Chile nanti adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa kesuksesan wilayah mereka bukanlah sebuah kebetulan.

Selain memperebutkan gelar juara Masters yang bergengsi, mereka juga akan berjuang demi poin krusial yang akan menentukan jalan mereka menuju VALORANT Champions di akhir tahun. Komunitas global kini menanti, apakah gaya permainan agresif khas Tiongkok mampu meredam dominasi tim-tim dari wilayah lain di panggung Santiago.

Related posts

Tekuk Singa Muda, G2 Esports Juarai LEC Winter 2024

Suluh Widyotomo
2 years ago

Fakta Unik Kemenangan G2 Esports Pertanyakan Level Tim LEC

Suluh Widyotomo
2 years ago

Buntut Kasus Bwipo, Music Video Lagu Worlds 2025 Ditunda

Suluh Widyotomo
4 months ago
Exit mobile version