HASAGI
Esports, League of Legends

Bin Dijatuhi Denda Ratusan Juta Karena Abaikan Fans

Gelombang hukuman denda tengah melanda panggung kompetitif esports dunia secara beruntun dalam beberapa hari terakhir. Hanya berselang satu hari setelah sanksi disiplin dijatuhkan kepada tim Movistar KOI dan Karmine Corp di liga LEC Eropa, Riot Games kembali mengumumkan langkah serupa. Kali ini, tindakan tegas tersebut diarahkan kepada pemain bintang Chen “Bin” Ze-Bin beserta organisasinya, Bilibili Gaming (BLG), akibat melanggar kewajiban di panggung LPL Tiongkok.

Pihak manajemen liga LPL menjelaskan bahwa pelanggaran ini terjadi saat segmen interaktif di ajang LPL Spring Finals pada 3 Juni kemarin. Berdasarkan cuplikan video yang beredar luas di media sosial, toplaner andalan BLG tersebut kedapatan sengaja tidak menyapa para penggemar sebelum laga melawan EDward Gaming dimulai. Perilakunya dianggap tidak sejalan dengan standar profesionalisme pemain LPL, mengganggu jalannya kompetisi, serta merusak kenyamanan penonton.

Akibat tindakan tersebut, Komite Disiplin LPL menyatakan Bin melanggar Aturan Kompetisi liga dan dijatuhi denda sebesar 150.000 RMB atau sekitar Rp330 juta, serta wajib mengikuti program pelatihan edukasi kedisiplinan. Hukuman finansial ini tidak hanya dibebankan kepada Bin, melainkan juga menyasar pihak klub. Manajemen BLG dijatuhi denda sebesar 50.000 RMB (sekitar Rp110 juta) beserta surat peringatan formal karena dinilai gagal melakukan supervisi yang baik terhadap pemainnya.

Hukuman finansial di LPL ini terbilang jauh lebih berat jika dibandingkan dengan sanksi di region LEC Eropa pada hari sebelumnya yang berkisar di angka ribuan Euro saja. Meski begitu, kasus Bin ini bukanlah sanksi terberat di LPL musim ini karena sebelumnya ada kasus match-fixing jungler Top Esports, “naiyou”, yang berujung larangan tanding seumur hidup. Pihak Bin dan klub sendiri kini telah mengakui kesalahan mereka serta berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Bagi manajemen BLG, fokus utama mereka saat ini adalah memastikan agar drama sanksi ini tidak merusak fokus bertanding Bin di arena. Posisi tim saat ini sedang berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan setelah didepak oleh Team WE ke lower bracket. Meskipun juara First Stand ini sempat bangkit dan menyapu bersih EDward Gaming 3-0 pada hari Rabu, jalan mereka menuju Mid-Season Invitational (MSI) masih sangat terjal.

Tantangan berat BLG berikutnya telah menanti di hari Sabtu besok di mana mereka dijadwalkan akan bertarung hidup-mati melawan skuad tangguh JD Gaming. Jika berhasil menang, mereka berpotensi bertemu dengan pemenang dari laga antara LGD Gaming melawan Anyone’s Legend. Tiket kelolosan akhir menuju panggung internasional MSI nantinya baru akan ditentukan di babak final lower bracket melawan tim yang kalah dari laga Team WE versus Top Esports.

Exit mobile version