Momen emosional pecah di live stream Marc Lamont atau yang lebih dikenal sebagai Caedrel, setelah tim miliknya, Los Ratones, akhirnya sukses mengamankan kemenangan perdana mereka di ajang LEC Versus. Setelah sempat terpuruk dengan rekor loss streak 0-4 di awal turnamen, kemenangan dalam format best-of-one melawan Team Heretics ini langsung disambut tangis haru oleh sang streamer. Sambil terisak, Caedrel menjelaskan betapa besarnya beban dan rasa lega yang ia rasakan setelah melewati masa-masa sulit beberapa minggu terakhir.
Perjalanan Los Ratones di kompetisi ini memang tidak mudah karena mereka terus dihujani kritik dan keraguan. Sebagai tim undangan dari liga regional atau ERL, kehadiran mereka di panggung LEC sempat dipandang sebelah mata oleh beberapa tokoh komunitas hingga pemilik tim besar lainnya. Banyak yang menganggap turnamen LEC Versus ini hanya karpet merah yang disiapkan Riot Games khusus untuk Los Ratones, sehingga setiap gerak-gerik tim ini selalu dipantau dengan nada sinis.
THERE IT IS!!! HUGE GAME FROM THE BOYS!!
— LosRatones (@LosRatoneslol) January 25, 2026
Appreciate all the support ❤️🐀
ggwp @HereticsLeague pic.twitter.com/LAD7zXllYf
Namun, tim yang sering dicap sebagai tim konten ini berhasil membuktikan kelasnya. Diisi oleh veteran LEC seperti Nemesis, Crownie, dan Rekkles, ditambah mekanik jempolan dari Velja serta gaya main unik Baus, Los Ratones menunjukkan bahwa mereka punya taji. Dalam laga melawan Heretics, Nemesis tampil sangat dominan hingga menyabet gelar MVP, membuktikan kalau core pemain mereka memang layak bersaing di level tertinggi.
Meskipun masih ada tujuh pertandingan tersisa yang harus dijalani, kemenangan ini menjadi pernyataan tegas bahwa Los Ratones bukan sekadar pelengkap. Tangis kelegaan Caedrel menjadi bukti nyata betapa kerasnya perjuangan di balik layar untuk membungkam para peragu. Terlepas dari apa pun hasil akhirnya nanti, pencapaian Los Ratones sejauh ini sudah sangat luar biasa dan patut diapresiasi oleh para penggemar League of Legends di seluruh dunia.
