HASAGI
Mobile Legends

ByteDance Dikabarkan Segera Jual Moonton ke Savvy Games Group Senilai Rp93 Triliun

Raksasa teknologi asal Tiongkok, ByteDance, dilaporkan sedang dalam pembicaraan serius untuk menjual Moonton Games—pengembang di balik gim fenomenal Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Calon pembeli terkuat adalah Savvy Games Group, sebuah perusahaan investasi yang didukung penuh oleh Public Investment Fund (PIF) milik pemerintah Arab Saudi.

Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai angka fantastis sebesar USD 6 miliar atau setara dengan lebih dari Rp93 triliun, angka yang hampir sama saat ByteDance pertama kali membeli Moonton pada tahun 2021.

Langkah ini menandai perubahan strategi besar-besaran bagi ByteDance. Setelah sempat berambisi mendominasi industri gim global untuk menyaingi Tencent, perusahaan pemilik TikTok tersebut kini memilih untuk merampingkan unit bisnis mereka.

ByteDance mulai menarik diri dari sektor hardcore gaming untuk lebih fokus pada lini bisnis inti seperti media sosial dan integrasi e-commerce. Penjualan Moonton dipandang sebagai upaya efisiensi perusahaan di tengah ketatnya persaingan pasar teknologi global.

Di sisi lain, bagi Savvy Games Group, akuisisi ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam ambisi “Vision 2030” Arab Saudi untuk menjadi pusat esports dunia.

Dengan memiliki Moonton, Arab Saudi tidak hanya memiliki pengembang gim, tetapi juga menguasai salah satu ekosistem mobile esports paling aktif dan populer di kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin. Hal ini sejalan dengan investasi masif mereka sebelumnya di berbagai perusahaan besar seperti ESL Faceit Group dan kepemilikan saham di raksasa gim seperti Nintendo serta Capcom.

Jika kesepakatan ini resmi tercapai, komunitas MLBB diprediksi akan melihat perubahan signifikan dalam peta kompetisi internasional. Dukungan finansial yang hampir tak terbatas dari Savvy Games Group dapat mempercepat ekspansi MLBB ke wilayah-wilayah baru seperti Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Utara secara lebih agresif.

Transaksi ini juga menegaskan pergeseran kekuatan industri esports yang kini mulai berpusat di Timur Tengah sebagai pemegang modal dan pembuat kebijakan utama di panggung global.

Related posts

Antara Harga dan Durasi, Menyayangkan Singkatnya Jejak Skylar di Sang Raja Langit

Edel
5 hours ago

MLBB Jadi Gim Pertama yang Dikonfirmasi untuk Esports Nations Cup 2026 di Riyadh

Edel
3 weeks ago

Menakar Kekuatan Alter Ego di Grand Final M7: Mampukah Agresivitas Indonesia Meruntuhkan Kedisiplinan Filipina?

Edel
3 weeks ago
Exit mobile version