HASAGI
Esports, VALORANT

Cedera Pergelangan Tangan Memburuk, ZynX Absen dari Gen.G hingga Akhir Musim 2026

Badai cedera kembali menghantam skuad VALORANT Gen.G di tengah bergulirnya musim kompetitif 2026.

Melalui pernyataan resminya, organisasi asal Korea Selatan tersebut mengumumkan bahwa Kim “ZynX” Dong-ha dipastikan akan mengambil cuti medis untuk fokus menyembuhkan cedera pergelangan tangannya.

Setelah sempat memaksakan diri bermain di beberapa ajang krusial, kondisi fisik sang pemain dilaporkan semakin menurun, sehingga manajemen dan tim dokter memutuskan tindakan ekstrem untuk mengistirahatkannya total hingga akhir musim 2026 demi menyelamatkan karier jangka panjangnya.

Cedera ini sebenarnya bukan hal baru bagi ZynX. Pemain yang direkrut dari DRX Academy pada bursa transfer musim dingin lalu ini sempat absen di akhir Stage 1 dan posisinya digantikan oleh pemain akademi, KiTae. Meskipun sempat terlihat membaik dan tampil dalam delapan pertandingan di babak Kualifikasi EWC Pacific, manajemen mengungkapkan bahwa ZynX sebenarnya bermain dalam kondisi menahan sakit.

Demi meminimalisasi beban tangan, ia bahkan sama sekali tidak diikutkan dalam sesi latihan tim dan hanya diturunkan saat pertandingan resmi saja, namun sayangnya metode tersebut tetap membuat cederanya memburuk.

Keputusan krusial ini diambil setelah melalui diskusi mendalam antara ZynX, jajaran manajemen Gen.G, serta Head Coach solo. “Berdasarkan konsultasi dengan berbagai tenaga medis profesional, ZynX disarankan untuk benar-benar berhenti menggunakan pergelangan tangannya dan fokus pada pemulihan total melalui istirahat jangka panjang,” tulis taklimat resmi klub.

Tim pelatih sepakat bahwa kesehatan sang pemain jauh lebih berharga daripada target jangka pendek, sehingga ZynX diizinkan melewatkan sisa kompetisi tahun ini agar bisa kembali dalam kondisi 100% di musim depan.

Kehilangan ZynX tentu menjadi pukulan telak mengingat ia adalah sosok flex yang mampu mengisi berbagai peran penting seperti sekunder Duelist, Sentinel, hingga sekunder Controller. Sepanjang musim 2026, Gen.G sendiri memang terus melakukan bongkar pasang role pemain yang cukup radikal; mulai dari menggeser Karon ke Sentinel hingga mencoba rookie Ash sebagai Controller.

Di saat Gen.G mulai menemukan ritme terbaiknya dengan menempatkan t3xture sebagai Duelist utama, Ash pada Neon/Phoenix, Karon kembali ke Controller, dan ZynX sebagai jangkar Sentinel, cedera ini memaksa mereka kembali memutar otak.

Situasi internal Gen.G kian rumit setelah mereka juga resmi berpisah dengan pemain veteran sekaligus IGL mereka, Lakia, pada pekan lalu. Dengan absennya ZynX dan kepergian Lakia, bangku pemain utama Gen.G kini menyisakan lubang besar dengan hanya menyisakan tiga pemain aktif: t3xture, Karon, dan Ash.

Manajemen kini berkejaran dengan waktu untuk berburu dua pemain baru di pasar transfer—kemungkinan besar seorang Duelist andalan serta pemain Sentinel atau Controller—guna menambal kekosongan sebelum sirkuit kompetitif berikutnya kembali dimulai.

Exit mobile version