Pekan kelima MPL Indonesia Season 17 menghadirkan kejutan besar di papan atas klasemen. Dewa United Esports secara mengejutkan melesat menjadi ancaman utama bagi pemuncak klasemen, ONIC Esports. Melalui tren kemenangan yang sangat solid, Anak Dewa membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim kuda hitam, melainkan penantang serius gelar juara musim ini.
Kunci kebangkitan Dewa United terletak pada komunikasi yang efektif dan eksekusi teamfight yang rapi. Roamer mereka, Muezza, menekankan bahwa prioritas utama tim adalah bermain sebagai satu kesatuan. Di bawah asuhan Coach Right, mereka berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan skor mutlak 2-0, berkat kombinasi disiplin tinggi dan strategi draft yang selalu solid di setiap gimnya.

Meskipun masih bertahan di puncak klasemen, posisi ONIC Esports mulai terlihat goyah. Sanz dkk sempat dipaksa menyerah oleh Geek Fam dengan skor 1-2 pada pekan kelima. Beruntung, anak asuh Coach CW ini mampu segera bangkit dengan mengamankan kemenangan 2-0 atas EVOS, sehingga poin mereka masih cukup untuk mempertahankan posisi pertama meski kini dibayangi ketat oleh Dewa United.
Tren positif juga dialami oleh Bigetron by Vitality yang kini menduduki peringkat ketiga klasemen sementara. Kemenangan meyakinkan atas EVOS membuktikan bahwa performa Robot Merah sedang dalam grafik meningkat. Sementara itu, persaingan di zona tengah semakin memanas dengan Team Liquid ID, Alter Ego, dan EVOS yang saling sikut di posisi keempat hingga keenam guna mengamankan slot playoffs.
Kontras dengan papan atas, situasi di dasar klasemen semakin memprihatinkan bagi RRQ Hoshi. Kekalahan dari Dewa United memperpanjang rekor buruk mereka menjadi delapan kekalahan beruntun tanpa satu pun kemenangan. Bersama Geek Fam dan NAVI di zona merah, RRQ Hoshi kini harus menghadapi kenyataan pahit di akhir Leg 1 dan membutuhkan keajaiban besar untuk bisa bangkit di putaran berikutnya.