HASAGI
League of Legends

Emote “Smol PP” 100 Thieves Diganti, Komunitas Kecewa

Emote buatan tim Amerika Utara, 100 Thieves mendapat perubahan besar sebelum diluncurkan secara resmi. Global Emote yang menunjukkan Akali membuat pose mencubit atau yang juga dikenal sebagai “smol pp” itu harus diubah karena berpotensi melahirkan kontroversi yang luar biasa.

Alasan di balik perubahan emote ini diprediksi berkaitan dengan apa yang terjadi di Korea Selatan, di mana simbol “🤏” menjadi simbol yang memiliki konotasi negatif. Bukan League of Legends saja, beberapa perusahaan di Korea Selatan juga sangat berhati-hati saat menggunakan tangan sebagai bagian dari materi promosi mereka.

Sementara itu, pemain League of Legends di luar Korea Selatan menyayangkan keputusan Riot Games untuk mengubah emote itu bahkan untuk pemain di luar Negeri Ginseng.

Komunitas bertanya-tanya kenapa Riot Games tidak menggunakan sistem sensor Tiongkok yang bisa diimplementasikan secara eksklusif dan tidak berimbas pada pemain di luar daerah tersebut.

Sensor di Legends of Runeterra versi Tiongkok (kanan)

Sebagai tambahan, pemain juga merasa 100 Thieves selaku tim pencipta emote tersebut dirampas dari potensi keuntungan besar karena perubahan ini. Saat diungkap, emote mereka diprediksi akan meraih angka penjualan yang tinggi bersama dengan emote Team BDS yang mengembalikan ping toxic tahun lalu.

Kini, banyak pemain mengaku mengurungkan niat untuk membeli emote 100 Thieves karena tidak lebih dari sekadar emote taunt biasa.

Related posts

Sempat Jadi Ikon Pemain Pro, Ini Alasan Lee Sin Mulai Ditinggalkan

Suluh Widyotomo
12 months ago

Cocoklogi Komunitas Sebut T1 Bisa Kembali Juara di Worlds 2024!

Suluh Widyotomo
2 years ago

Studio Mana yang Membuat Cinematic Spirit Blossom: Beyond?

Suluh Widyotomo
1 year ago
Exit mobile version