G2 Esports kembali membuktikan diri sebagai penguasa mutlak kancah kompetitif League of Legends Eropa. Tim berjuluk The Samurais ini sukses tumbangkan Karmine Corp dengan skor ketat 3-2 dalam babak Grand Finals LEC Spring Playoffs. Kemenangan dramatis ini gak hanya membawa pulang trofi juara, tetapi juga mengamankan posisi mereka langsung di babak Bracket Stage turnamen internasional Mid-Season Invitational 2026.
🏆 YOUR 2026 #LEC SPRING CHAMPIONS: @G2LEAGUE 🏆 pic.twitter.com/otenQfObkG
— LEC (@LEC) June 7, 2026
Pertandingan puncak ini menambah bumbu rivalitas yang sangat intens antara kedua organisasi besar tersebut di Benua Biru. Karmine Corp pertama kali menggebrak panggung tertinggi Eropa pada musim Winter 2025 dengan melibas G2 lewat kemenangan telak 3-0 tanpa balas. Namun sejak momen bersejarah tersebut, dominasi dan momentum justru berbalik sepenuhnya ke tangan G2. Langkah pembalasan dendam yang diusung oleh basis pendukung Blue Wall pun kembali digagalkan oleh sang raja.
Jalannya seri Bo5 ini berlangsung sangat tegang dengan kedua tim yang saling bertukar keunggulan sejak awal. Karmine Corp membuka keunggulan 1-0 terlebih dahulu lewat kedisiplinan taktis yang rapi dan eksekusi teamfight yang jauh lebih bersih. Gak butuh waktu lama, G2 langsung merespons di gim kedua dengan permainan agresif di seluruh peta untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. KC sempat berada di atas angin dan memimpin 2-1 usai menangkan perebutan Baron krusial di gim ketiga.
The winning moment 💪 pic.twitter.com/krh4mKVQa9
— LEC (@LEC) June 7, 2026
Berada dalam situasi tertekan dan satu kekalahan lagi dari kegagalan gak bikin mental para pemain G2 goyah di panggung. Masuk gim keempat, mereka mampu baca pergerakan KC dengan sempurna saat perebutan naga demi balikkan keunggulan emas sebesar 3.200 gold. Kontrol penuh pada map dan eksekusi Baron yang sangat rapi dari G2 bikin KC gak berkutik. Kemenangan bersih ini memaksa pertandingan berlanjut ke gim kelima penentuan demi kumandangkan lagu ikonik ‘Silver Scrapes’.
SkewMond vs Oner soon? 👀 pic.twitter.com/Y9gNxQCzoF
— LEC (@LEC) June 7, 2026
Gim kelima penentu di Berlin Arena menjadi panggung eksperimen strategi dengan hadirnya deretan pilihan campion yang sangat tidak konvensional. Pemain KC, Canna, secara mengejutkan mengamankan Nidalee untuk mengisi top lane. Di sisi lain, jungler G2, Rudy “SkewMond” Semaan, membalasnya dengan mengunci pilihan unik Nasus Jungle. Strategi berani G2 terbukti ampuh di mana SkewMond tampil sangat monster dengan mencatatkan rekor 10 kill tanpa mati.
17 trophies for the western goat 🐐 pic.twitter.com/VGrJLRMhct
— LEC (@LEC) June 7, 2026
Gelar juara ini melengkapi performa luar biasa SkewMond yang akhirnya dinobatkan sebagai Finals MVP setelah bermain tanpa mati di tiga gim berbeda. Kini, kedua tim perwakilan Eropa ini harus segera mempersiapkan diri menjawab panggilan turnamen internasional MSI 2026. G2 mendapatkan keuntungan mewah langsung memulai kompetisi dari Bracket Stage bersama tim-tim elite dunia lainnya. Sementara itu, Karmine Corp harus menempuh jalur panjang yang melelahkan lewat babak Play-In.
