HASAGI
Esports, VALORANT

Gebrakan VCT 2027: Riot Games Siapkan Dana Insentif Miliaran untuk Tim Non-Partner!

Riot Games resmi mengumumkan gebrakan finansial terbesar sepanjang sejarah esports VALORANT untuk mendukung tim-tim di luar program kemitraan.

Melalui cetak biru ekosistem VCT 2027 yang dirilis pada 18 Juni 2026, Riot memperkenalkan sistem insentif kelolosan (qualification payouts) tunai bagi tim yang berhasil merangkak naik dari sirkuit terbuka menuju panggung internasional.

Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas finansial organisasi independen agar tetap bisa menghidupi operasional mereka selama berkompetisi di tingkat tertinggi.

Jumlah insentif yang ditawarkan tidak main-main dan diberikan secara terpisah dari hadiah turnamen, subsidi perjalanan, maupun insentif ekosistem lainnya.

Tim non-partner yang lolos ke acara Kickoff atau Cup regional akan langsung mengantongi $100.000 (sekitar Rp1,6 Miliar). Jika sukses menembus Masters, mereka mendapat tambahan $200.000 (Rp3,2 Miliar), dan puncaknya, tiket menuju Champions dihargai sebesar $400.000 (Rp6,5 Miliar). Tidak hanya itu, tim independen yang menembus Game Changers Championship juga akan menerima bonus tambahan sebesar $100.000.

Global Head of VALORANT Esports, Leo Faria, menegaskan bahwa VCT 2027 dibangun atas dasar kepercayaan bahwa tim terbaiklah yang berhak berada di atas tanpa terhalang status kemitraan.

Menariknya, sistem baru ini juga menerapkan skema promosi-degradasi yang sangat ketat sepanjang musim berjalan. Tim partner sekalipun tidak lagi memiliki garansi posisi aman di turnamen masa depan.

Jika mereka berulang kali gagal di turnamen Cup atau Masters, mereka akan ditendang ke babak Open Playoffs dan harus merangkak kembali dari kualifikasi terbuka bersama tim komunitas.

Bagi kawasan Asia Pasifik, Riot juga membawa angin segar dengan memperluas jalur kualifikasi khusus untuk wilayah Indonesia, Thailand, dan Vietnam, serta jalur Wild Card bagi Asia Selatan dan Oseania.

Skema kompetisi mandiri ini sengaja diciptakan untuk memfasilitasi pemain dan tim dari beberapa regional dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Sementara untuk sirkuit China, Riot akan mempertahankan model tim tamu di mana dua tim kualifikasi terbuka akan bersaing bersama delapan tim mitra di babak Kickoff.

Demi menjaga keberlanjutan tim independen, Riot juga memperkenalkan aturan kontinuitas roster di mana tim yang mempertahankan minimal tiga dari lima pemain utamanya akan tetap memegang poin dan status kelolosan mereka.

Langkah ini dinilai sangat krusial bagi tim-tim besutan kreator konten maupun organisasi lokal untuk membangun stabilitas jangka panjang di ekosistem VCT

Adapun detail regulasi mengenai alokasi slot dan format kualifikasi regional yang lebih mendalam baru akan dikupas tuntas menjelang bergulirnya VALORANT Champions 2026 di Shanghai, China, mendatang.

Exit mobile version