HASAGI
Esports, League of Legends

Kasus Ancaman Pembunuhan ke Nenek Faker, Polisi Korea Selatan Turun Tangan

Pihak kepolisian Korea Selatan telah meluncurkan investigasi resmi setelah munculnya unggahan di sebuah komunitas online yang mengancam akan membunuh nenek dari pemain profesional legendaris League of Legends, Lee “Faker” Sang-hyeok. Kasus ini langsung memicu kekhawatiran besar di kalangan penggemar dan netizen setelah kabar tersebut ramai dibahas di berbagai platform media sosial.

Dilansir dari Seoul Economic Daily, Kantor Kepolisian Dobong Seoul menyatakan pada hari Rabu bahwa mereka tengah melacak dalang di balik penulisan unggahan maut tersebut. Oknum tidak bertanggung jawab itu tidak hanya mengincar keluarga dari kapten tim T1, tetapi juga memberikan peringatan mengenai rencana aksi pembunuhan massal menggunakan pisau di area publik.

Berdasarkan kronologi kejadian, ancaman pembunuhan yang menargetkan nenek Faker tersebut pertama kali diunggah di sebuah forum komunitas online sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada hari sebelumnya. Hanya berselang beberapa puluh menit kemudian, sebuah unggahan tambahan muncul dengan ancaman yang lebih spesifik yang menyatakan bahwa pelaku akan mendatangi Stasiun Iwon pada pukul 15.00 dan memperingatkan agar para wanita di area tersebut berhati-hati.

Meskipun kedua unggahan tersebut kini telah dihapus dari forum, pihak kepolisian bergerak cepat untuk memverifikasi keadaan di balik postingan tersebut serta mengidentifikasi identitas sang penulis. Aparat penegak hukum juga sedang memeriksa dan menganalisis bukti-bukti digital untuk memastikan apakah kedua pesan teror tersebut ditulis oleh satu orang yang sama atau melibatkan pihak lain.

Demi menjaga situasi tetap kondusif dan meminimalisir kecemasan publik yang meluas, pihak kepolisian kini telah meningkatkan patroli pencegahan serta memperketat langkah-langkah keamanan di lokasi yang disebutkan. Sementara itu, komunitas penggemar terus mendesak manajemen T1 untuk memperketat proteksi di sekitar markas tim dan berharap agar Faker beserta seluruh keluarganya tetap berada dalam kondisi yang aman.

Exit mobile version