Di tengah isu perombakan besar-besaran yang sedang melanda kubu Team RRQ, masa depan tim untuk musim kompetisi mendatang mulai dipetakan. Pelatih kepala RRQ Hoshi, Alfi “Khezcute” Nelphyana, secara terbuka membeberkan langkah strategis yang akan menjadi prioritas utamanya jika ia masih dipercaya menangani tim berjuluk “Raja dari Segala Raja” tersebut pada musim depan. Menurut pandangannya, penguatan fondasi internal tim harus didahulukan sebelum jajaran manajemen mulai berbicara jauh mengenai perekrutan pemain-pemain baru.
Khezcute menilai bahwa masalah utama yang membuat RRQ terseok-seok dalam beberapa kompetisi terakhir bukanlah terletak pada kualitas individu atau talenta para pemainnya. Kendala terbesar yang sesungguhnya adalah belum kokohnya akar atau fondasi tim yang terbangun dalam dua musim ke belakang. Kelemahan struktural di dalam tim ini dinilai menjadi faktor utama mengapa para pemain yang memiliki potensi besar sekalipun tetap merasa kesulitan untuk berkembang dan mengeluarkan performa maksimal mereka di atas panggung.

Sebagai arsitek strategi di balik layar, Khezcute ingin mengembalikan metode pendekatan yang pernah ia terapkan ketika pertama kali menginjakkan kaki di organisasi RRQ. Ia menegaskan pentingnya kehadiran sosok atau sistem yang bisa bertindak sebagai penopang utama untuk memperkuat stabilitas tim secara keseluruhan. Baginya, mendatangkan pemain bintang harganya akan menjadi sia-sia jika iklim dan kesiapan internal tim itu sendiri belum siap untuk menyokong mereka.
“Balik lagi, balik ke kayak waktu gua pertama kali ke RRQ aja. Jadi harus ada tulang punggung yang bukan yang ngangkat ya, tapi yang bisa bikin kuat lah akarnya gitu. Karena dua season terakhir akarnya belum kuat, jadi lu mau masukin player yang very potensial juga sulit gitu,” ujar Khezcute menjabarkan analisis mendalamnya mengenai kondisi skuad yang ia asuh.
Pernyataan visioner tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Khezcute adalah tipe pelatih yang lebih mengutamakan proses pembangunan fondasi tim yang sehat dan kokoh dari dalam. Ia tidak ingin terburu-buru melakukan perombakan besar-besaran atau perubahan drastis pada susunan pemain tanpa adanya rencana jangka panjang yang matang. Kini, pandangan dari sang pelatih diharapkan mampu memberikan arah baru bagi manajemen RRQ dalam menyusun strategi kebangkitan tim di musim depan.