HASAGI
Esports, Mobile Legends, MPL

Kutukan Sejarah Kelra VS Emann: Siapa Kryptonita Sejati di Playoffs Season 17?

Menjelang bergulirnya laga panas di babak Upper Bracket Semifinal Playoffs MPL Indonesia Season 17 pada Kamis (11/6/2026), sorotan utama komunitas kini tertuju pada duel akbar antara Bigetron menghadapi ONIC. Panggung Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, dipastikan akan menjadi saksi bentrokan yang dipenuhi tensi tinggi. Menariknya, Bigetron datang ke laga ini bukan sekadar sebagai penantang biasa, melainkan menyandang status menakutkan sebagai “kryptonite” atau kelemahan sejati bagi sang Raja Langit.

Sepanjang fase Regular Season musim ini, Bigetron terbukti menjadi satu-satunya tim yang memiliki formula khusus untuk meruntuhkan kedigdayaan ONIC lewat kemenangan sapu bersih di dua pertemuan mereka. Walau diraih dengan skor identik 2-1, catatan ini memperlihatkan kematangan mental yang luar biasa dari Nnael dan kawan-kawan saat menghadapi tekanan. Terlebih, kemenangan tersebut diraih pada dua patch permainan yang berbeda, membuktikan bahwa adaptasi strategi makro Bigetron bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dominasi gameplay yang matang.

Di balik rekor ciamik tim Robot Merah, tensi pertandingan dipastikan akan semakin membara berkat adanya narasi sejarah rivalitas abadi di area Gold Lane. Laga ini akan menjadi panggung adu mekanik kelas dunia antara dua legiun asing asal Filipina, yaitu EMANN di kubu Bigetron dan Kelra yang menjadi andalan baru milik ONIC. Jika menilik rekam jejak masa lalu, terdapat sebuah “kutukan” sejarah yang diam-diam selalu membayangi karier Kelra setiap kali dirinya berada di satu kompetisi yang sama dengan EMANN.

Sejak EMANN melakoni debut profesionalnya di MPL Philippines (PH) Season 9 bersama RSG PH, tim yang ia bela tercatat tidak pernah sekalipun finis di bawah posisi tim yang diperkuat oleh Kelra (Smart OMEGA). Dominasi klasemen ini bertahan sangat panjang dari Season 9 hingga Season 12 sebelum akhirnya EMANN memutuskan hijrah ke Indonesia. Rentetan hasil tersebut memperlihatkan bagaimana EMANN selalu berhasil menjadi tembok besar yang konsisten meredam ambisi Kelra di kompetisi domestik Filipina.

KompetisiPosisi Tim EMANN (RSG PH)Posisi Tim Kelra (Smart OMEGA)
MPL PH Season 9Juara #1Runner-up #2
MPL PH Season 10Peringkat #3Peringkat #5-6
MPL PH Season 11Peringkat #3Peringkat #5-6
MPL PH Season 12Peringkat #4Peringkat #5-6

Kutukan sejarah tersebut nyatanya tidak hanya berlaku di liga domestik, melainkan juga menular hingga ke panggung internasional resmi pada ajang MSC 2022 di Kuala Lumpur. Pada turnamen tersebut, RSG PH yang diperkuat EMANN sukses keluar sebagai juara setelah menumbangkan RRQ Hoshi di babak Grand Final. Sementara itu, Smart OMEGA milik Kelra harus puas mengakhiri perjalanan mereka di posisi ketiga setelah ditumbangkan oleh tim EMANN di babak Final Lower Bracket.

Fakta mengejutkan lainnya mencatat bahwa sejak EMANN menginjakkan kaki di Indonesia pada Season 13 lalu, ia belum pernah sekalipun berhadapan langsung dengan ONIC di babak Playoffs. Oleh karena itu, laga Upper Bracket Semifinal musim ini akan menjadi momen perdana bagi EMANN untuk menguji ketangguhan sang Raja Langit di fase gugur. Pertandingan ini menjadi tantangan ganda mengingat Velodrome selalu menjadi saksi bisu keperkasaan ONIC yang selalu keluar sebagai juara setiap kali babak penentu digelar di venue ini.

Kini, pertanyaan terbesar yang dinantikan oleh seluruh pencinta skena kompetitif Mobile Legends tanah air adalah mampukah Bigetron kembali membuktikan status kryptonite mereka untuk mengirim ONIC turun ke Lower Bracket. Di sisi lain, pembuktian besar juga berada di pundak Kelra untuk melihat apakah ia akhirnya mampu mematahkan kutukan sejarah panjangnya demi membawa ONIC finis di atas tim yang dibela EMANN. Seluruh jawabannya akan segera terhampar lewat pertarungan epik yang disiarkan langsung melalui kanal resmi MPL Indonesia.

Exit mobile version