HASAGI
Esports, League of Legends

LCK Bentuk Komite Khusus untuk Investigasi Kasus Pajak Ruler

Kabar kurang sedap menerpa bintang Gen.G, Park “Ruler” Jae-hyuk. Pihak LCK secara resmi mengumumkan dimulainya investigasi terkait dugaan penghindaran pajak yang melibatkan sang marksman legendaris tersebut. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas dan transparansi liga.

Sekretariat LCK telah membentuk komite investigasi yang melibatkan ahli eksternal sejak 1 April 2026. Fokus utama mereka adalah meninjau fakta-fakta terkait transaksi keuangan Ruler antara tahun 2018 hingga 2021 yang sebelumnya menjadi temuan otoritas pajak Korea Selatan (NTS).

Masalah ini bermula dari penggunaan nama sang ayah sebagai manajer untuk biaya operasional serta transaksi saham. Otoritas pajak menilai hal tersebut sebagai upaya “penyembunyian aset” untuk menekan beban pajak. Meski begitu, Ruler menegaskan bahwa ini murni karena kurangnya pengalaman dalam pengelolaan aset.

Melalui media sosial, Ruler menyampaikan permohonan maaf dan mengklarifikasi bahwa tidak ada niat sengaja untuk menyembunyikan pendapatan. Ia juga mengonfirmasi bahwa seluruh tunggakan pajak dan denda telah dilunasi sepenuhnya serta siap kooperatif dengan pihak liga.

Hingga saat ini, LCK menyatakan belum memberikan sanksi sementara atau larangan bertanding kepada Ruler. Namun, pihak liga tidak menutup kemungkinan adanya tindakan disipliner tambahan jika ditemukan pelanggaran kode etik profesional setelah proses investigasi selesai.

Di tengah persiapan musim reguler yang padat, kasus ini menjadi ujian mental bagi Ruler dan tim Gen.G. Akankah masalah luar lapangan ini memengaruhi performa sang raja bottom lane? Tulis pendapat dan dukungan kalian di kolom komentar!

Related posts

Riot Games Dikabarkan Mulai Memilih Pemain Hall of Legends Selanjutnya, Siapa?

Suluh Widyotomo
9 months ago

Riot Konfirmasi Masih Akan Menggunakan Sistem Skin Prestige yang Sama di Tahun 2026!

Aksalsyah Arshi
4 months ago

Inilah Semua Peserta Battle of SEA, Siapa Perwakilan Indonesia?

Suluh Widyotomo
1 year ago
Exit mobile version