HASAGI
Riftbound

Riftbound di Indonesia: Akankah Menjadi “The Next Big Thing” di Skena Kartu Lokal?

Pasar Trading Card Game (TCG) di Indonesia sedang mengalami masa keemasan. Setelah dominasi Pokémon TCG, One Piece Card Game, dan kembalinya antusiasme terhadap Yu-Gi-Oh!, kini muncul penantang baru yang membawa nama besar di belakangnya: Riftbound.

Dikembangkan oleh Riot Games, Riftbound bukan sekadar adaptasi kartu biasa. Ini adalah upaya serius untuk membawa semesta League of Legends (LoL) ke meja fisik (tabletop). Berikut adalah analisis mendalam mengenai kehadiran Riftbound di Indonesia.

1. Kekuatan Kekayaan Intelektual (IP) League of Legends

Indonesia memiliki basis penggemar Riot Games yang sangat loyal, terutama berkat kesuksesan VALORANT dan Wild Rift. Kehadiran karakter ikonik seperti Jinx, Lux, Garen, dan Master Yi dalam bentuk kartu fisik memberikan daya tarik emosional yang kuat.

2. Mekanik Permainan yang “Fresh”

Berbeda dengan TCG tradisional yang menggunakan sistem Life Points, Riftbound menggunakan mekanik Territory Control dan Battlefields.

3. Skena Komunitas dan Dukungan Riot Jakarta

Salah satu keunggulan Riftbound di Indonesia adalah keberadaan kantor cabang Riot Games Jakarta.

4. Tantangan di Pasar Indonesia

Meski memiliki potensi besar, Riftbound menghadapi beberapa rintangan:

Riftbound memiliki semua bahan untuk sukses di Indonesia: IP yang sangat populer, mekanik yang inovatif, dan dukungan pengembang yang aktif. Jika Riot Games Indonesia mampu menjaga suplai barang dan rutin mengadakan turnamen komunitas (Community Tournaments), bukan tidak mungkin Riftbound akan sejajar dengan raksasa TCG lainnya dalam satu tahun ke depan.

Related posts

MMO Riot Games Dirombak Total, Tidak Akan Ada Kabar Selama Beberapa Tahun

Suluh Widyotomo
2 years ago

Masih Suka Nge-feed Pakai Akshan di Wild Rift? Simak Dulu Tips-Tips Ini

Edel
2 years ago

Ingin Fokus Jadi Content Creator, TenZ Resmi Umumkan Pensiun Dari Esports VALORANT!

Aksalsyah Arshi
1 year ago
Exit mobile version