Semifinal LCK Cup 2026 menyajikan drama yang sangat menarik setelah Gen.G Esports, yang memegang hak istimewa sebagai pemilih lawan, secara mengejutkan menentukan Dplus KIA sebagai penantang mereka. Keputusan ini secara otomatis menempatkan T1 untuk berhadapan dengan FEARX di sisi bagan lainnya.
Langkah Gen.G memilih Dplus KIA dipandang sebagai strategi yang berani sekaligus penuh perhitungan. Meskipun secara historis Gen.G memiliki rekor kemenangan yang dominan atas tim asuhan ShowMaker tersebut, Dplus KIA musim ini tampil jauh lebih proaktif dan agresif, terutama melalui duet maut mereka di mid dan jungle.

Duel klasik antara Chovy dan ShowMaker akan kembali menjadi poros utama, di mana kedisiplinan makro Gen.G akan diuji oleh ledakan agresi early game yang menjadi ciri khas baru Dplus KIA di tahun 2026 ini.
Di sisi lain, pertemuan antara T1 dan FEARX menempatkan sang juara dunia dalam posisi yang cukup tricky. T1 memang sangat difavoritkan berkat pengalaman mental Faker dan kawan-kawan dalam menghadapi format Best of 5 yang melelahkan.
Namun, FEARX datang dengan status underdog yang berbahaya karena mereka bermain tanpa beban dan seringkali menggunakan strategi off-meta yang sulit ditebak.
Keputusan Gen.G untuk tidak memilih FEARX kemungkinan besar didasari oleh keinginan mereka untuk menghindari ketidakpastian gaya main liar sang penantang baru tersebut.
Jika skenario berjalan sesuai prediksi, kita akan kembali melihat “El Clasico” antara Gen.G dan T1 di babak final, namun jika Dplus KIA atau FEARX mampu mencuri momentum di Kai Tak Arena, maka peta kekuatan LCK tahun ini dipastikan akan mengalami guncangan besar.