HASAGI
Esports, League of Legends

T1 Masuk Lower Bracket: Apakah kkOma Benar-Benar Salah Strategi, atau Sengaja ‘Lari’ dari Gen.G?

Dunia kompetitif LCK Cup 2026 mendadak gempar setelah T1 harus rela terlempar ke Lower Bracket usai ditundukkan BNK FearX dengan skor telak 1-3. Pelatih legendaris kkOma memang sudah angkat bicara dan secara jantan mengakui adanya ‘salah strategi’, namun komunitas tidak lantas menelan penjelasan itu mentah-mentah.

Di balik pengakuan tersebut, muncul teori konspirasi yang liar: apakah T1 benar-benar blunder, atau ini adalah langkah catur jenius untuk menghindari ‘Kryptonite’ mereka, Gen.G, demi jalur yang lebih aman?

Komunitas yakin T1 sengaja “mengatur” posisi mereka agar tidak bertemu Gen.G terlalu dini di Upper Bracket. Alasannya simpel:

Jika kita percaya pada pengakuan kkOma, “salah strategi” ini kemungkinan besar merujuk pada dua hal teknis:

Komunitas curiga karena kkOma sangat tegas bilang “Ini bukan eksperimen”. Di dunia Pro Scene, saat seorang pelatih legendaris sekelas kkOma bilang “salah strategi” setelah kalah dari tim yang secara kertas di bawah mereka, hanya ada dua kemungkinan:

  1. T1 sedang mengalami krisis identitas meta (yang sering terjadi di awal musim).
  2. KkOma sedang melindungi pemainnya. Dengan menyalahkan “strategi”, dia menarik semua hujatan netizen ke arah dirinya sendiri, sehingga Faker, Doran, dan yang lain bisa fokus main di Lower Bracket tanpa beban mental.

Apakah T1 sengaja kalah? Kemungkinannya kecil. Sebagai tim profesional sebesar T1, kalah 1-3 dari BNK FearX tetaplah tamparan keras bagi branding mereka. Namun, apakah mereka “menikmati” keuntungan tidak bertemu Gen.G lebih awal? Pasti.

Turunnya T1 ke Lower Bracket justru membuat turnamen ini makin menarik. Musuh-musuh di bawah sekarang harus menghadapi “Monster” yang sedang lapar dan punya alasan untuk memperbaiki kesalahan mereka.


Pada akhirnya, entah ini sebuah kesalahan strategi yang jujur atau bagian dari rencana besar untuk ‘kabur’ dari hadangan Gen.G di fase awal, T1 kini berada di posisi yang sangat akrab bagi mereka: Lower Bracket. Sejarah telah membuktikan bahwa saat terdesak, mental juara T1 justru seringkali meledak lebih dahsyat.

Jika kkOma berhasil memperbaiki ‘salah strategi’ yang ia maksud, maka tim-tim di bawah harus bersiap menghadapi kemarahan sang raja yang sedang terluka. Menurut kalian, apakah ini benar-benar blunder, atau T1 sedang bermain 4D Chess untuk mengamankan trofi dengan cara yang paling dramatis?

Related posts

Riot Pastikan VGU Champions Arcane Rilis Tahun Ini!

Aksalsyah Arshi
2 years ago

Daripada Sahn-Uzal, Lebih Baik Kamu Beli Skin Mordekaiser Ini

Suluh Widyotomo
12 months ago

Kesuksesan Arcane Buat Komunitas Game Rival Kepanasan!

Aksalsyah Arshi
1 year ago
Exit mobile version