HASAGI
Esports, League of Legends

Timnas League of Legends China Resmi Dirilis untuk ENC

Meski dipastikan absen dan tidak turunkan perwakilan di ajang Asian Games, Timnas China dipastikan bakal tetap unjuk gigi di panggung Esports Nations Cup. Sebagai salah satu dari 16 tim yang beruntung mendapatkan undangan langsung, langkah mereka menuju babak Main Event pada bulan November mendatang sudah terkunci aman. Datang dengan status mentereng, perwakilan dari Negeri Tirai Bambu ini langsung dipatok sebagai salah satu kandidat terkuat untuk bawa pulang trofi juara.

Guna membangun skuad yang mematikan, China sebenarnya bisa saja memboyong mayoritas punggawa Bilibili Gaming yang berstatus sebagai juara First Stand sekaligus tim terkuat dunia saat ini. Sayangnya, regulasi ketat turnamen membatasi tiap negara hanya boleh mengambil maksimal tiga pemain dari satu klub yang sama. Alhasil, manajemen timnas China memutar otak dan memilih jalan tengah dengan mengombinasikan talenta bintang dari dua tim finalis LPL Split 2, yaitu BLG dan Top Esports.

Diumumkan resmi oleh pihak Esports Foundation, Toplane akan diisi oleh duet maut Bin dan Flandre, sementara Midlane dikunci oleh Knight, dan posisi Support dikomandoi oleh ON. Akibat aturan pembatasan klub, Xun yang merupakan Jungler andalan BLG terpaksa harus absen dan posisinya digantikan oleh punggawa TES, Tian, bersama Monki sebagai pelapis. Sementara di lini AD Carry, posisi krusial tersebut secara mengejutkan jatuh kepada JackeyLove yang menggeser nama besar lain seperti Elk, GALA, dan Hope.

Pemilihan susunan lini belakang ini terbilang sangat menarik karena menyatukan kembali duet kompak Tian dan JackeyLove yang sudah saling memahami chemistry satu sama lain selama tiga tahun di TES. Selain itu, masuknya nama Monki sebagai pemain cadangan juga menjadi kejutan besar bagi komunitas. Sang Jungler muda dinilai sangat layak mendapatkan apresiasi berkat kontribusi magisnya yang sukses membawa Team WE bangkit dari keterpurukan musim reguler hingga finis di peringkat ketiga.

Mengantongi modal total poin performa yang sangat masif sebesar 9.000 poin, Timnas China resmi mengamankan posisi sebagai tim Seed Nomor 1 di turnamen ini. Fakta sejarah mencatat bahwa China dan Korea Selatan merupakan dua kekuatan mutlak yang mendominasi skena global League of Legends selama bertahun-tahun. Dengan bekal status unggulan teratas ini, publik kini sangat menantikan bentrokan akbar mereka untuk membuktikan siapa yang paling layak disebut sebagai penguasa dunia.

Exit mobile version