HASAGI
Guides, League of Legends, Tips & Trick

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memainkan Jhin di League of Legends?

Memilih Jhin bukan sekadar soal mekanik, tapi soal memahami kapan komposisi tim membutuhkan presisi seorang penembak jitu. Waktu terbaik untuk mengunci The Virtuoso adalah saat tim kamu memiliki lini depan yang kokoh (seperti Ornn, Maokai, atau Nautilus) yang bisa menahan musuh di tempat.

Sebagai ADC dengan amunisi terbatas, Jhin sangat bergantung pada rekan tim untuk memberikan crowd control agar ia bisa mendaratkan tembakan keempatnya yang mematikan atau melepaskan Curtain Call tanpa gangguan.

Selain itu, Jhin adalah pilihan sempurna jika tim lawan didominasi oleh Champion tipis (squishy). Karena damage Jhin bersifat burst, ia bisa melenyapkan musuh dengan HP rendah hanya dalam dua atau tiga tembakan.

Sebaliknya, jika musuh memiliki banyak tank dengan armor tebal seperti Malphite atau Rammus, Jhin akan kesulitan karena ia tidak memiliki kecepatan serang yang tinggi untuk menghancurkan pertahanan mereka secara konsisten.

Terakhir, mainkan Jhin saat kamu membutuhkan kontrol peta dari jarak jauh. Melalui Deadly Flourish (W) dan Ultimate-nya, Jhin bisa membantu ganking atau mengamankan objektif tanpa harus berada di pusat pertempuran.

Jika kamu melihat komposisi tim yang membutuhkan kombinasi antara burst damage dan dukungan taktis jarak jauh, itulah saatnya Jhin menunjukkan pertunjukan seninya di Rift.

Related posts

Dengarkan Keluhan, Riot Games Dongkrak Hadiah Blue Essence

Suluh Widyotomo
1 year ago

Penantian 9 Tahun, Winter Map Kembali ke League of Legends!

Suluh Widyotomo
5 months ago

Riot Jelaskan Kenapa Mereka Hapus Tanda Tangan Faker di Skin T1 Sylas

Aksalsyah Arshi
6 months ago
Exit mobile version