HASAGI
Esports, League of Legends

Lampu Kuning Untuk LEC, Jumlah Penonton Minggu Pertama Anjlok 20%

Minggu pembuka turnamen LEC Versus 2026 membawa kabar kurang sedap bagi ekosistem kompetitif League of Legends di Eropa. Berdasarkan data terbaru dari Esports Charts, angka penonton puncak (peak viewership) pada minggu pertama musim ini mengalami penurunan drastis sebesar 20,5% dibandingkan dengan tahun 2025.

Meskipun tahun ini kompetisi diramaikan oleh tim-tim berbasis komunitas besar seperti Los Ratones milik streamer Caedrel dan Karmine Corp Blue, ternyata kehadiran mereka belum mampu melampaui antusiasme luar biasa yang tercipta pada tahun lalu.

Sebagai perbandingan, laga paling populer di minggu pertama tahun ini yang mempertemukan Los Ratones vs Karmine Corp hanya mampu menarik 470.701 penonton. Angka ini tertinggal jauh dari rekor pembukaan tahun 2025, di mana duel antara Karmine Corp vs Movistar KOI sukses menembus angka 592.185 penonton.

Penurunan ini cukup mengejutkan mengingat format baru dengan 12 tim diharapkan mampu mendongkrak keterlibatan penonton, namun kenyataannya justru terjadi tren penurunan di hampir seluruh saluran penyiaran resmi maupun co-stream.

Beberapa faktor diduga menjadi penyebab dinginnya minat penonton di awal tahun 2026 ini. Selain hilangnya momentum “perang konten” sebesar tahun lalu, kendala teknis berupa jeda pertandingan yang lama pada laga-laga krusial disinyalir merusak pengalaman menonton.

Kini, LEC menghadapi tantangan besar untuk membuktikan bahwa strategi mengandalkan tim milik para influencer masih efektif untuk menjaga kesehatan ekosistem esports Eropa di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Related posts

Tim Vietnam Sukses Kalahkan T1 di Turnamen Korea Selatan

Suluh Widyotomo
1 year ago

Buka Program Tim Partner, Esports LoL APAC Siap Berevolusi Tahun 2025

Suluh Widyotomo
2 years ago

Ambessa Medarda Mendominasi META Sampai Menjadi Champions Paling Ditakuti!

Aksalsyah Arshi
1 year ago
Exit mobile version