HASAGI
Dota 2, Esports

LGD Kembali ke Esports Dota 2 Setelah Dua Tahun Vakum

Salah satu organisasi paling ikonik dan bersejarah dalam dunia Dota 2, LGD Gaming, akhirnya resmi mengumumkan comeback mereka ke skena kompetitif setelah sempat membubarkan divisi ini pada tahun 2024 lalu. Namun, kembalinya sang raksasa kali ini diwarnai oleh sebuah keputusan yang benar-benar di luar prediksi semua orang.

Sepanjang sejarah panjangnya sejak era DotA 1, LGD selalu identik sebagai kiblat kekuatan esports China. Namun kini, untuk pertama kalinya, LGD resmi mengakuisisi seluruh roster mantan pemain HEROIC. Karena seluruh pemainnya berasal dari Amerika Selatan (SA), LGD pun otomatis memindahkan basis operasional kompetisi mereka ke region SA!

Guna mengarungi ketatnya kompetisi modern, LGD mempercayakan bendera utama mereka kepada talenta-talenta berbakat eks-HEROIC yang sempat finis di Top 6 TI 2025 lalu. Lineup anyar ini diisi oleh Yuma, TaiLung, Wisper, Thiocolor, KJ, serta dipandu oleh kaffs sebagai juru taktik alias pelatih mereka. Roster ini dijadwalkan langsung debut di ajang BLAST Slam VII.

LGD punya sejarah nama yang sangat unik. Memulai perjalanan dengan nama ‘For The Dream’, mereka sempat berganti nama jadi ‘LGD.sGty’ berkat kemitraan dengan merek saus terkenal China (Lao Gan Die). Mereka juga sangat dikenal luas global saat berkolaborasi dengan klub sepak bola Prancis menjadi ‘PSG.LGD’, sebelum kemitraan tersebut resmi berakhir pada September 2023.

Langkah ekstrem mencari roster luar negeri ini kabarnya didorong oleh fakta bahwa The International 2026 (TI15) akan digelar di Shanghai, China. Karena skena lokal China saat ini sedang lesu dan krisis talenta, LGD terpaksa berburu ke seberang laut demi mendapatkan tim kompetitif yang punya peluang nyata untuk bertanding di hadapan publik rumah sendiri.

LGD dipastikan dapat undangan langsung untuk bertanding di Kualifikasi Regional TI 2026 zona South America yang akan digelar pada 15-19 Juni mendatang. Di region barunya ini, satu-satunya ancaman terbesar yang siap menjegal ambisi LGD untuk lolos ke panggung utama Shanghai hanyalah tim PlayTime. Apakah dinasti baru LGD di tanah Amerika Selatan ini akan berbuah manis?

Related posts

Faker Resmi Perpanjang Kontrak Bersama T1 Sampai 2029!

Aksalsyah Arshi
10 months ago

Positif COVID-19, Faker Diprediksi Rehat Sementara dari Kompetisi

Suluh Widyotomo
2 years ago

Dewa United Bayangi ONIC di Puncak Klasemen MPL ID Season 17

Edel
4 weeks ago
Exit mobile version