HASAGI
Dota 2, Esports, Mobile Legends

Mama, Aku di TI! Transformasi Xepher dari Legenda Dota 2 Menuju Kesuksesan Alter Ego

Nama Kenny “Xepher” Deo sudah lama menjadi legenda di telinga para penggemar esports Indonesia. Jauh sebelum ia merambah ke dunia Mobile Legends, Xepher adalah pahlawan lokal di skena Dota 2.

Kalimat ikoniknya, “Mama, aku di TI,” saat ia berhasil menembus panggung The International 10 bersama T1, hingga kini masih menjadi simbol perjuangan paling mengharukan bagi atlet esports tanah air.

Setelah mencicipi puncak karier sebagai pemain Dota 2 di level dunia, Xepher mengejutkan publik dengan mengambil langkah berani: beralih fungsi menjadi pelatih. Bukan di game yang membesarkan namanya, melainkan pindah haluan ke divisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dengan bergabung bersama Alter Ego.

Banyak yang sempat ragu, namun Xepher membuktikan bahwa pemahaman strategi dan mentalitas juara bersifat universal.

Tangan dingin Xepher sebagai pelatih mulai menunjukkan hasil nyata. Ia berhasil membawa Alter Ego terbang tinggi hingga mencapai partai puncak M7 World Championship yang digelar di Jakarta. Meski harus puas sebagai runner-up setelah kalah dari tim Filipina, Aurora Gaming PH, pencapaian menembus babak final kejuaraan dunia adalah bukti otentik bahwa transisi kariernya sukses besar.

Kisah Xepher mengajarkan bahwa pengalaman di level internasional adalah aset yang tak ternilai. Dengan disiplin tinggi dan kematangan strategi, ia berhasil mengubah Alter Ego menjadi penantang gelar yang sangat disegani.

Kini, Xepher bukan lagi sekadar mantan atlet dunia, melainkan arsitek strategi yang siap membawa masa depan cerah bagi regenerasi esports Indonesia.

Related posts

Jadi Pembicara Resmi, Faker Bagi Pesan Lewat Acara Menteri Luar Negeri Korea Selatan

Suluh Widyotomo
1 year ago

Inilah Semua Hadiah dari Pick’Em Worlds 2024

Suluh Widyotomo
1 year ago

Resmi, VALORANT Bakal Masuk di Esports World Cup 2025

Suluh Widyotomo
12 months ago
Exit mobile version