Trending News

Blog Post

Bintang Gen.G, Ruler Dijatuhi Denda Akibat Pelanggaran “Chat” di Solo Queue
Esports, League of Legends

Bintang Gen.G, Ruler Dijatuhi Denda Akibat Pelanggaran “Chat” di Solo Queue 

Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia kompetitif League of Legends Korea Selatan. Park “Ruler” Jae-hyuk, AD Carry andalan tim Gen.G, dilaporkan telah dijatuhi denda oleh Riot Games Korea setelah ditemukan melakukan pelanggaran perilaku dalam permainan.

Berdasarkan hasil pengecekan rutin akun Solo Queue para pemain profesional LCK dan LCK CL, Riot Games menemukan adanya pelanggaran komunikasi yang dilakukan oleh Ruler. Berikut adalah poin-poin utama dari sanksi tersebut:

  • Jenis Pelanggaran: Pembatasan obrolan (Chat Restriction) selama 7 hari.
  • Alasan Denda: Ini merupakan pelanggaran kedua yang tercatat. Pelanggaran pertama terjadi saat pemeriksaan rutin pada LCK Round 2 sebelumnya.
  • Besar Denda: Ruler diwajibkan membayar denda sebesar 800.000 Won (atau sekitar Rp9,5 juta).

Berita ini memicu beragam reaksi di media sosial dan forum komunitas seperti Reddit. Banyak penggemar yang terkejut, mengingat Ruler dikenal sebagai pemain veteran yang sangat profesional.

Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa insiden pertama kemungkinan besar terjadi karena candaan yang berlebihan atau makian saat bermain bersama teman dekatnya (seperti mantan rekan setimnya, Life). Namun, karena ini adalah pelanggaran berulang, Riot Games tetap menegakkan aturan disiplin yang ketat sesuai dengan regulasi liga.

Meskipun terkena denda, posisi Ruler sebagai kapten untuk Team BOT dalam ajang pameran LCK 2026 Season Opening dilaporkan tidak terganggu. Ruler tetap dijadwalkan memimpin rekan-rekannya di pertandingan pembuka musim yang akan segera berlangsung.

Hingga saat ini, pihak Gen.G maupun Ruler sendiri belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait sanksi administratif tersebut.

Sanksi ini menjadi pengingat bagi seluruh pemain profesional bahwa perilaku di luar panggung kompetitif (terutama di Solo Queue) tetap dipantau ketat demi menjaga standar sportivitas ekosistem LCK.

Related posts

Leave a Reply

Required fields are marked *