Kekalahan mengejutkan T1 dari BNK FearX dengan skor 1-3 di babak Playoff Round 2 LCK Cup 2026 (Minggu, 15 Februari 2026) menjadi perbincangan hangat. Pelatih kepala T1, Kim “kkOma” Jeong-gyun, secara jantan mengakui adanya kesalahan dalam persiapan strategi timnya.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, kkOma menyatakan bahwa kekalahan ini bukan karena para pemain ingin bereksperimen, melainkan karena kesalahan tim kepelatihan dalam membaca meta dan menentukan arah strategi.
kkOma menegaskan bahwa semua pick yang diambil murni untuk menang, tidak ada niat untuk mencoba-coba di babak playoff yang krusial. Ia mengakui bahwa selama proses persiapan, ia menetapkan arah strategis yang kurang tepat, sehingga T1 sulit mengendalikan permainan melawan agresi BNK FearX.
Top lanerT1, Doran, juga menambahkan bahwalawan tampaklebihsiap dalam menghadapiformat Best of 5 (Bo5).

Ia mengakui adanya kesalahan dalam memahami dinamika matchup di top lane, terutama saat menghadapi kombo Rek’Sai dan Renekton dari lawan.
BNK FearX tampil sangat agresif dan disiplin.Pemain mereka, Clear (Gnar )dan Raptor (Jungler), menjadi kunci kemenangan yang membuatT1 kewalahan.
Kekalahan ini membuat T1 harus turun ke lower bracket. Mereka harus berjuang melalui jalur yang lebih panjang untuk bisa mendapatkan tiket menuju turnamen internasional pertama tahun ini, First Stand 2026.
Meskipun kecewa, kkOma dan seluruh tim T1 berkomitmen untuk segera memperbaiki kesalahan draft dan koordinasi mereka.
T1 masih memiliki peluang untuk melakukan rematch melawan BNK FearX atau bahkan menghadapi Gen.G di babak selanjutnya jika mereka berhasil menyapu bersih kemenangan di lower bracket.